Belakangan, salmon candy kembali viral di media sosial dan banyak orang tertarik mencoba membuatnya sendiri. Sayangnya, tren ini juga diikuti dengan berbagai praktik yang keliru mulai dari menggunakan salmon dalam keadaan mentah yang bukan sashimi grade, hingga menyimpannya terlalu lama bersama bahan dapur seperti gula dan garam. Padahal, ketika salmon sudah terkena tangan, terkena gula, atau didiamkan lama di kulkas tanpa pengolahan yang benar, bakteri dan bahkan larva dapat tumbuh. Hal ini dapat memicu keracunan makanan, apalagi jika proses pengasapan atau curing tidak dilakukan sesuai standar keamanan pangan.

Nah untuk memahami risiko dan mengetahui apakah salmon candy aman dikonsumsi, kita perlu melihat dulu apa saja kandungan nutrisi salmon biasa dan juga salmon candy nih, yuk telusuri apakah salmon candy aman dikonsumsi?

Sekilas Tentang Ikan Salmon

Salmon dikenal sebagai ikan serbaguna yang mudah diolah dan kaya manfaat. Menurut Healthline, salmon mengandung omega 3 dalam jumlah tinggi yang sangat baik untuk kesehatan jantung, otak, hingga peradangan tubuh. Omega 3 dalam salmon juga dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit kardiovaskular, Alzheimer, dan beberapa kondisi inflamasi lainnya.

Sementara itu, VeryWellFit menyebut bahwa salmon, baik hasil budidaya maupun tangkapan liar, merupakan sumber protein berkualitas tinggi dan kaya mikronutrien, dengan kadar kontaminan seperti merkuri yang tergolong rendah dibanding ikan besar lainnya.

Viral, Tapi Sehatkah? Ini Perbedaan Kandungan Salmon Candy vs. Salmon Biasa!
Berdasarkan data USDA untuk 3 ons (85 g) salmon Atlantik mentah hasil tangkapan liar, salmon mengandung:

  • 121 kalori
  • 17 g protein
  • 5,4 g lemak total (termasuk omega-3 dan lemak sehat tak jenuh)
  • 37,4 mg natrium
  • 0 g karbohidrat
  • 0 g serat
  • 0 g gula

Manfaat Salmon untuk Kesehatan

Beberapa manfaat utama salmon yang sudah dibuktikan secara ilmiah antara lain:

  1. Mendukung kesehatan jantung
    Lemak omega-3 pada salmon membantu mencegah pembekuan darah penyebab stroke dan mengurangi peradangan, faktor penting dalam perkembangan penyakit jantung. Salmon juga merupakan sumber kalium yang baik, yang menjaga tekanan darah tetap rendah.
  2. Meningkatkan fungsi otak
    Menurut Cleveland Clinic, konsumsi salmon rutin dapat membantu meningkatkan kemampuan berpikir dan daya ingat , atau yang disebut dokter sebagai fungsi kognitif.
  3. Mengurangi Risiko Osteoporosis
    Menurut Verywellfit salmon liar merupakan sumber vitamin dan kalsium yang sangat baik. dua nutrisi tersebut sangat penting untuk pembentukan tulang
  4. Mendorong Kehamilan Sehat
    Menurut verywellfit Asam lemak omega-3 dalam salmon, khususnya DHA , sangat terkait dengan perkembangan otak dan sistem saraf janin. Asupan omega-3 yang tidak mencukupi selama kehamilan dan menyusui telah ditemukan dapat menghambat pertumbuhan otak bayi.
  5. Meningkatkan massa otot
    Salmon mengandung protein dan asam lemak omega-3 yang penting juga untuk perkembangan otot. menurut penelitian PMC menunjukkan bahwa mengonsumsi dua porsi salmon per minggu dapat meningkatkan massa otot (atau jumlah total otot Anda) secara signifikan.

Lalu, Apa Itu Salmon Candy?

Salmon candy adalah salmon yang melalui proses curing, kemudian glazing dengan gula atau maple syrup, dan diakhiri dengan proses smoking (cold smoke atau hot smoke). Prosesnya mirip kombinasi antara pengawetan dan pengasapan.

Viral, Tapi Sehatkah? Ini Perbedaan Kandungan Salmon Candy vs. Salmon Biasa!
Menurut sumber youtube Tasyi Athasyia, berikut cara pembuatan salmon candy yang benar:

  1. Curing
    Untuk mengurangi kadar air pada salmon biasanya gunakan dry curing. Seperti dengan bantuan garam, gula dan rempah. Salmon dilapisi campuran garam, gula, dan rempah. Takaran umumnya mengikuti 50% dari berat salmon, misalnya:
    • Rasio 1:1 → 250 g garam + 250 g gula untuk salmon 1 kg
    • Rasio 1:2 → lebih manis (150 g garam + 350 g gula)
  2. Pendinginan (8–48 jam)
    Salmon dibungkus rapat dan disimpan di kulkas. tutup salmon menggunakan plastik wrapping dan tutup di kemasan zip lock lalu masukan kulkas 1 hari 24 jam dengan minimal 8 jam, jika ingin lebih maksimal bisa dilakukan selama 2 hari di kulkas
  3. Rinsing & Drying
    Salmon dicuci dengan air dingin dan dikeringkan hingga membentuk lapisan pellicle lapisan lengket pelindung. Ini biasanya butuh 1x24 jam.
  4. Glazing dan Smoking
    Saat sudah kering salmon diberi maple syrup atau madu, lalu salmon diasap hingga matang (hot smoke) atau hanya diasapi (cold smoke).
    • Cold smoke (25–55°C): tidak benar-benar memasak salmon, sehingga risiko mikroba tetap ada.
    • Hot smoke (100–135°C): lebih aman karena suhu cukup tinggi untuk mematikan sebagian besar mikroorganisme.

Perbedaan Kandungan Salmon Biasa vs. Salmon Candy

Kandungan (per porsi)Salmon Biasa (USDA)Salmon Candy (estimasi produk)
Kalori121 kalori±356 kalori
Protein17 g±34 g
Lemak5,4 g±11 g
Karbohidrat0 g±29 g
Gula0 g±27 g

Apakah Aman Mengonsumsi Salmon Candy?

Salmon candy memiliki risiko kesehatan tinggi karena dibuat dari salmon mentah yang diawetkan apalagi ditambah dengan garam dan gula. Salmon mentah sendiri dapat membawa bakteri seperti Salmonella, E. coli, hingga parasit seperti cacing pita. Meski melalui curing, pengeringan, dan pengasapan, proses tersebut tidak selalu membunuh semua patogen, terutama jika suhunya tidak tepat atau penyimpanannya tidak aman.

Menurut CDC, ikan asap yang tidak dipasteurisasi dapat terkontaminasi Listeria, dan risiko ini meningkat jika salmon dibiarkan di suhu ruang lebih dari 1–2 jam. Dari sisi gizi, salmon candy juga mengalami kenaikan kalori dan gula yang cukup besar. Tambahan gula bisa memengaruhi kadar gula darah, sehingga makanan ini kurang ideal untuk penderita diabetes atau yang sedang membatasi asupan gula.

Jadi, apakah boleh dimakan? Boleh, asal berasal dari produsen tepercaya yang punya standar keamanan pangan jelas dan penyimpanan terkontrol. Namun, jika dibuat rumahan terutama mengikuti tren dengan cara yang kurang higenis dan tahapan yang salah sebaiknya tidak dikonsumsi, karena risikonya jauh lebih besar dibanding manfaatnya.

Mengikuti tren tentu boleh saja, tetapi penting untuk memperhatikan cara pengolahannya. Saat ini banyak sekali konten di media sosial yang salah kaprah terkait proses pembuatan salmon candy. Selain itu, perlu diketahui bahwa kandungan salmon candy dan salmon fresh sangat berbeda. Karena itu, pertimbangkan baik-baik sebelum mengonsumsinya terutama bagi penderita diabetes karena salmon candy memiliki kandungan gula yang tinggi serta kalori yang lebih banyak.

Kalau ingin ikut tren, sah-sah saja, tetapi jangan lupa untuk selalu menyeimbangkan dengan cek kesehatan rutin di rumah. Kamu bisa menggunakan alat cek gula darah, tekanan darah, dan alat kesehatan lainnya untuk memantau kondisi tubuh.

Jika kamu membutuhkan alat kesehatan, kamu bisa mendapatkannya di toko alat kesehatan seperti Galeri Medika, yang menyediakan berbagai alat kesehatan 100% original dan bisa dikirim ke seluruh Indonesia.

Klik Untuk Lihat Sumber>

https://www.healthline.com/nutrition/salmon-nutrition-and-health-benefits#salmon-nutrition
https://www.verywellfit.com/salmon-nutrition-facts-calories-and-health-benefits-4106641
https://www.verywellhealth.com/does-salmon-raise-blood-sugar-11843489
https://health.clevelandclinic.org/salmon-benefits
https://youtu.be/Lh94jvZl-cw
https://www.kpoin.com/blog/diet-nutrisi/kenali-apa-itu-candied-salmon-nilai-gizi-dan-cara-membuatnya
https://www.idntimes.com/health/medical/apakah-salmon-candied-bahaya-q9t01-00-s66xw-z22vxd
https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC8710756/