Salah satu bentuk aktivitas saya setiap bulannya adalah berkunjung di salah satu Panti Wreda dan hari itu, saya melihat ada satu pasien yang sudah tidak bisa berdiri. Aktifitas dalam duduk dibantu oleh asisten dari Panti.

Pengalaman berkunjung ini, membuat saya lebih cepat untuk merespon alat bantu dan bahan kesehatan yang di butuhkan oleh Panti Wreda. Salah satunya tentang ranjang tempat tidur yang perlu diganti untuk pasien yang mengalami kesulitan untuk bergerak ataupun duduk. Pasien dalam menggeser badanpun sulit sekali termasuk saat pasien akan makan, minum dan mandi yang membutuhkan badan bagian atas untuk tegak.

Menempatkan ranjang rumah sakit (hospital bed) di ruang keluarga atau di kamar pasien di panti merupakan langkah strategis bagi keluarga / asisten panti yang sedang merawat personal sakit atau lansia (homecare). Panataan ranjang, furniture medis dengan area berkumpul memerlukan perencanaan matang agar estetika tetap terjaga dan fungsi perawatan berjalan optimal.

Crank adalah pengaturan fungsi pada bed pasien yang digunakan untuk mengatur posisi tempat tidur, seperti menaikkan sandaran punggung, kaki, atau tinggi ranjang. Sistem ini bekerja dengan cara diputar secara manual untuk menggerakkan bagian tertentu dari ranjang.

Penggunaan ranjang atau tempat tidur pasien standar medis (seperti rumah sakit) di rumah diperlukan ketika kondisi kesehatan atau mobilitas pasien membuat kasur biasa tidak aman dan menyulitkan perawatan (medmartonline.com).

matras-ranjang-pasien-manual-1-crank

Kapan Waktu yang Tepat Menggunakannya?

  • Mobilitas sangat terbatas atau lumpuh
    Saat pasien tidak mampu bangun, bergeser, atau mengubah posisi tubuh secara mandiri akibat stroke, cedera tulang belakang, atau kondisi lemah jangka Panjang (harmonyhomemedical.com).
  • Pasca-operasi berat
    Ketika pasien membutuhkan waktu pemulihan lama di tempat tidur dan posisi tubuhnya harus sering disesuaikan tanpa membuat otot atau luka operasi tertekan.
  • Risiko tinggi jatuh
    Saat pasien lansia atau gelisah yang berpotensi terjatuh dari kasur biasa, sehingga membutuhkan fitur pagar pengaman (guard rail).
  • Kebutuhan pengaturan posisi medis
    Saat pasien membutuhkan posisi kepala/punggung yang lebih tinggi untuk makan, minum, atau bernapas lebih lega (misalnya penderita sesak napas atau jantung), serta posisi kaki untuk melancarkan sirkulasi darah.
  • Perawatan paliatif atau lansia (home care)
    Ketika perawat atau anggota keluarga kesulitan merawat pasien di kasur rendah karena posisi membungkuk yang terus-menerus dapat menyebabkan cedera punggung bagi perawat; ranjang rumah sakit memiliki fitur pengatur ketinggian kasur.
  • Pencegahan luka baring (decubitus)
    Saat pasien harus terus berbaring dalam waktu lama sehingga memerlukan penyesuaian posisi berkala dan dukungan kasur khusus medis.

Perbedaan Tempat Tidur Rumah Sakit dan Tempat Tidur Biasa

Berikut perbedaan antara tempat tidur rumah sakit dan tempat tidur biasa secara lebih rinci:

  1. Tinggi Ranjang Dapat Diatur
    Dengan tempat tidur rumah sakit, Anda dapat menaikkan dan menurunkan tempat tidur agar lebih mudah diakses oleh pasien dan perawat. Tergantung pada modelnya, Anda mungkin dapat menurunkan bagian kaki secara terpisah sehingga Anda dapat duduk untuk naik ke tempat tidur tanpa harus memanjat.
  2. Anda dapat memiringkan kepala dan mengangkat kaki
    Tempat tidur rumah sakit menawarkan fleksibilitas yang lebih baik dibandingkan tempat tidur biasa. Banyak model memungkinkan Anda untuk menaikkan atau menurunkan bagian kepala dan kaki tempat tidur secara terpisah sesuai tingkat kenyamanan Anda.
  3. Dilengkapi dengan Rel Samping dan Fitur Keamanan Lainnya
    Tempat tidur rumah sakit umumnya dilengkapi dengan pagar pengaman samping yang dapat dinaikkan dan diturunkan sesuai kebutuhan untuk keselamatan. Pagar pengaman ini juga dapat digunakan sebagai penopang saat naik dan turun dari tempat tidur, sehingga mengurangi risiko cedera.
  4. Anda Dapat Bergerak Lebih Mudah di Atas Tempat Tidur
    Tempat tidur rumah sakit jauh lebih mudah diakses baik bagi perawat maupun orang yang menggunakan tempat tidur tersebut. Dengan fitur yang dapat disesuaikan, tempat tidur rumah sakit dirancang untuk mempermudah perawatan.
  5. Dirancang untuk Mendistribusikan Berat Badan Secara Merata
    Tempat tidur rumah sakit dirancang khusus untuk mengurangi ketidaknyamanan dan mempercepat penyembuhan. Selain memiliki kasur yang mendukung, tempat tidur itu sendiri dapat disesuaikan untuk memperbaiki keselarasan tulang belakang dan menghilangkan titik-titik tekanan.

Catatan: Mencegah jatuh sangat penting, tetapi tempat tidur rumah sakit juga menawarkan sejumlah manfaat keselamatan lainnya dibandingkan tempat tidur biasa :

  • Dilengkapi dengan roda agar mudah dipindahkan dan mengurangi beban pada pengasuh.
  • Roda pengunci mencegah tempat tidur bergerak, sehingga menjamin keamanan dan stabilitas saat digunakan.
  • Kontrol elektronik untuk menyesuaikan ketinggian dengan cepat atau menaikkan/menurunkan bagian kepala atau kaki.
  • Alarm dan sensor untuk memperingatkan pengasuh tentang risiko jatuh atau pergerakan di tempat tidur.

Faktor-faktor utama untuk membeli ranjang jenis ini:

  1. Kebutuhan Medis dan Pemulihan (Klinis)
    • Kondisi Kesehatan Tertentu: Pasien pasca-operasi besar, lansia dengan keterbatasan gerak, atau individu yang mengalami kelumpuhan sangat membutuhkan ranjang ini untuk membantu proses pemulihan.
    • Pengaturan Posisi Tubuh: Ranjang ini memiliki fitur penyesuaian (adjustable) baik manual menggunakan engkol maupun elektrik otomatis. Posisi kepala dan kaki bisa dinaik-turunkan untuk mempermudah pernapasan, melancarkan sirkulasi darah, atau mempermudah pasien saat makan dan minum.
    • Pencegahan Luka Tekan (Dekubitus): Pasien yang terbaring lama berisiko mengalami luka gores atau lecet pada kulit akibat tekanan konstan. Matras khusus ranjang medis dirancang untuk mendistribusikan berat badan dengan lebih baik guna mencegah masalah ini.
  2. Keamanan Pasien (Safety)
    • Pagar Pengaman Samping (Side Rails): Mencegah risiko pasien terjatuh dari tempat tidur saat tidur atau ketika tidak ada pengawasan.
    • Sistem Penguncian Roda: Ranjang medis dilengkapi dengan roda agar mudah dipindahkan, tetapi memiliki sistem rem yang kokoh agar ranjang tetap stabil dan tidak bergeser saat pasien hendak naik atau turun.
    • Ketinggian yang Dapat Diatur (Hi-Low Feature): Ranjang dapat diturunkan serendah mungkin untuk mempermudah pasien menapakkan kaki ke lantai, atau dinaikkan saat pengasuh perlu melakukan tindakan medis.
  3. Kemudahan bagi Asisten/Pengasuh (Caregiver Support)
    • Mengurangi Cedera Punggung: Merawat pasien di ranjang biasa mengharuskan pengasuh membungkuk dalam waktu lama (misalnya saat menyuapi, memandikan, atau mengganti pakaian). Dengan menyetel ketinggian ranjang medis, pengasuh bisa bekerja dengan posisi tubuh yang lebih ergonomis.
    • Efisiensi Tenaga: Membantu pasien duduk atau mengubah posisi tidur menjadi jauh lebih ringan berkat bantuan sistem mekanis atau motor elektrik pada ranjang.
  4. Perhitungan Finansial Jangka Panjang
    • Nilai Keuntungan Membeli vs Menyewa: Meskipun harga belinya relatif mahal di awal, membeli ranjang rumah sakit dinilai jauh lebih hemat jika pasien membutuhkan perawatan jangka panjang (home care) di atas 6 hingga 12 bulan dibandingkan dengan terus-menerus membayar biaya sewa bulanan.

FAQ

Q1: Apa fungsi 1 crank pada ranjang ini?
Tuas engkol tunggal ini berfungsi untuk menaikkan dan menurunkan posisi bagian kepala serta sandaran punggung (backrest) pasien secara manual.

Q2: Berapa dimensi ranjang pasien tersebut?
Dimensi keseluruhan ranjang adalah 212 c (panjang) x 100 c (lebar) x 50 m (tinggi).

Q3: Apakah ranjang ini dilengkapi dengan pengaman dan roda?
Ya. Ranjang pasien ini dilengkapi dengan pengaman dan roda.

Kesimpulan

Ranjang biasa atau pasien adalah salah satu fasilitas penting di rumah sakit, klinik, maupun perawatan di rumah. Memiliki Crank yan berfungsi pada bed pasien yang digunakan untuk mengatur posisi tempat tidur, seperti menaikkan sandaran punggung, kaki, atau tinggi ranjang. Sistem ini bekerja dengan cara diputar secara manual untuk menggerakkan bagian tertentu dari ranjang. Hubungi tim Galeri Medika untuk informasi produk, ketersediaan stok, dan pemesanan.

Baca artikel lainnya:

Klik Untuk Lihat Sumber>

https://dawnhouseliving.com/blogs/news/hospital-bed-vs-regular-bed-what-are-the-differences
https://harmonyhomemedical.com/blogs/home-medical-resources/top-5-things-to-know-before-buying-a-hospital-bed
https://www.vivid.care/insights/advice-tips/how-to-get-hospital-beds-home-nhs-criteria-buying-guide/