
Nebulizer adalah alat bantu pernapasan yang berfungsi mengubah obat cair menjadi uap agar bisa dihirup langsung ke paru-paru. Alat ini sangat penting dalam terapi berbagai penyakit pernapasan seperti asma, bronkitis, hingga PPOK. Secara umum, terdapat beberapa jenis nebulizer berdasarkan cara kerjanya, seperti jet (kompresor), ultrasonik, dan mesh. Berikut penjelasan lengkapnya:
- Nebulizer Jet (Kompresor)
Menggunakan udara bertekanan untuk mengubah obat cair jadi aerosol. Umumnya murah dan kompatibel dengan banyak obat, tapi berisik dan kurang praktis dibawa.- Nebulizer Ultrasonik
Pakai getaran frekuensi tinggi sehingga lebih senyap dan cepat, tapi bisa memanaskan obat sehingga tidak cocok untuk semua jenis obat.- Nebulizer Mesh
Gunakan membran bergetar, kecil, senyap, dan efisien dengan sedikit obat terbuang, tapi harganya lebih mahal dan perlu perawatan pembersihan ekstra.
Di antara ketiganya, nebulizer jet adalah yang paling umum digunakan karena harganya yang relatif terjangkau dan kompatibel dengan berbagai jenis obat. Di pasaran Indonesia, tersedia banyak merek nebulizer dengan spesifikasi berbeda-beda mulai dari yang dirancang khusus untuk anak-anak hingga model yang cocok untuk penggunaan dewasa.

Rangkuman Masalah pada Nebulizer Omron NE-C101
| Masalah | Penyebab | Perbaikan |
|---|---|---|
| Alat tidak menyala | Steker listrik tidak terpasang dengan benar | Periksa dan pastikan steker dicolokkan ke stopkontak dengan benar |
| Obat belum dimasukkan ke dalam tangki | Isi obat ke dalam tangki dengan jumlah yang sesuai | |
| Obat dalam tangki terlalu banyak | Keluarkan kelebihan obat dari tangki | |
| Kepala alat penguap tidak dirakit dengan benar | Pasang kembali kepala alat penguap dengan benar | |
| Tidak keluar obat / droplet sangat sedikit | Kit nebulizer tidak terpasang dengan benar | Rakit kembali kit nebulizer dengan benar |
| Nosel tersumbat | Bersihkan nosel dan pastikan tidak ada sumbatan | |
| Nebulizer dimiringkan lebih dari 30 derajat | Gunakan nebulizer pada posisi yang tepat (tidak lebih dari 30 derajat) | |
| Selang udara tidak tersambung dengan baik | Sambungkan selang udara dengan benar | |
| Selang udara terlipat atau rusak | Pastikan selang dalam kondisi baik dan tidak tertekuk | |
| Selang udara bocor | Ganti selang udara jika ditemukan kebocoran | |
| Filter udara kotor | Ganti filter udara dengan yang baru | |
| Suara kompresor terlalu keras | Penutup filter udara tidak terpasang | Pasang penutup filter udara dengan benar |
| Kompresor sangat panas | Kompresor tertutup oleh benda lain | Jangan tutupi kompresor saat digunakan |
| Lubang ventilasi terhalangi oleh benda | Pastikan lubang ventilasi tidak tertutup |
Catatan:
Jika solusi yang disarankan tidak menyelesaikan masalah, jangan coba memperbaiki perangkat sendiri perangkat tidak dapat diperbaiki oleh pengguna. Silakan hubungi perwakilan OMRON resmi untuk mendapatkan bantuan.
Tips Rawat Omron NE-C101
-
Gunakan Nebulizer dan Pasang Aksesori dengan Benar
Pastikan semua bagian terpasang dengan benar sebelum digunakan dan jangan gunakan perangkat saat selang udara kusut atau rusak. -
Bersihkan dan Disinfeksi Secara Rutin
Bersihkan nebulizer, masker, corong hidung, dan tabung setelah setiap penggunaan. Disinfeksi komponen secara berkala menggunakan larutan pembersih yang dianjurkan, jangan gunakan microwave atau autoklaf. -
Jangan Tutupi Kompresor dan Jaga Ventilasi
Hindari menutupi kompresor dengan kain atau benda lain agar tidak mengganggu sirkulasi udara dan mencegah risiko panas berlebih atau kebakaran. -
Periksa dan Gunakan Kabel Listrik dengan Aman
Jangan gunakan kabel atau steker yang rusak. Hindari menyentuh perangkat dengan tangan basah dan jangan mencabut kabel dengan menarik kabel secara paksa. -
Buang Obat Sisa Setelah Penggunaan
Selalu kosongkan obat yang tersisa di tabung nebulizer setelah selesai digunakan untuk mencegah pertumbuhan bakteri dan menjaga kualitas obat. -
Simpan di Tempat Bersih, Kering, dan Aman
Jauhkan perangkat dari asap, debu, suhu ekstrem, dan tempat lembap agar alat tetap awet dan berfungsi dengan baik. -
Jangan Bongkar atau Perbaiki Sendiri
Perbaikan hanya boleh dilakukan oleh teknisi resmi agar tidak membatalkan garansi dan menjaga keselamatan pengguna.
Tips Membersihkan Nebulizer Omron NE-C101
Setelah selesai menggunakan nebulizer, bersihkan bagian-bagian alat untuk menghilangkan sisa obat yang menempel. Ini penting agar alat tetap bersih dan nebulisasi berjalan efisien. Disinfeksi alat dilakukan seminggu sekali untuk menjaga kebersihan dan mencegah bakteri berkembang biak. Jika bagian alat sangat kotor, segera ganti dengan yang baru.
- Bagian yang Bisa Dicuci:
- Kit Nebulizer, Masker (PVC), Corong Mulut, Corong Hidung
Cuci bagian ini dengan air hangat dan deterjen ringan (netral). Bilas dengan air keran panas yang bersih, kemudian biarkan mengering di tempat yang bersih. - Kepala Penguap
Cuci dengan air mengalir, jangan gunakan sikat atau benda tajam untuk membersihkannya.
- Kit Nebulizer, Masker (PVC), Corong Mulut, Corong Hidung
- Bagian yang Tidak Bisa Dicuci:
- Kompresor dan Pipa Udara (PVC)
Jangan mencuci bagian ini dengan air. Pastikan steker listrik sudah dicabut dari stopkontak sebelum membersihkan. Lap dengan kain lembut yang dibasahi air atau deterjen ringan hingga bersih. - Filter Udara
Jangan cuci filter udara. Jika filter terlihat basah atau kotor, gantilah dengan yang baru. Filter yang lembap dapat menyebabkan penyumbatan.
- Kompresor dan Pipa Udara (PVC)
Dengan perawatan rutin dan pengecekan berkala, nebulizer NE-C101 akan tetap bekerja optimal. Jika masalah tetap terjadi meskipun sudah melakukan perbaikan, disarankan untuk menghubungi layanan resmi Omron yang informasinya terdapat pada box atau kartu garansi ya. Selain menjual nebulizer Omron NE-C101 secara online dan offline, Galeri Medika juga menyediakan saprepart asli. Mulai dari selang, masker, sampai tempat obat (nebulizer kit) Jadi, jika ada bagian yang rusak atau sudah terlalu kotor, kamu bisa membeli sparepart-nya langsung di Galeri Medika untuk menjaga alat tetap berfungsi dengan baik.
Home Nebulizer Therapy


