Mungkin saat ini banyak orang lebih sering mendengar tentang salmon kalau bicara ikan sehat. Tapi ada “saingan” yang lebih ramah di kantong yaitu ikan kembung. Ikan ini tidak hanya mudah dijumpai di pasar tradisional dan harganya yang relatif murah, tapi ternyata mengandung gizi yang tidak kalah dengan ikan salmon. Untuk kamu yang ingin hidup sehat tanpa harus merogoh kocek dalam-dalam, kembung bisa jadi pilihan yang pas.

Yuk, kita kenali lebih jauh manfaat ikan kembung sekaligus tahu fakta gizi di baliknya.

Kenapa Ikan Kembung Layak Dipertimbangkan?

Ikan kembung termasuk dalam kelompok “fatty fish” (ikan berlemak sehat). Seperti ikan berminyak lainnya, kembung kaya akan lemak sehat terutama omega-3, protein, vitamin, dan mineral penting. Meskipun salmon sering “dijual” sebagai ikan super gizi, mackerel/kembung ternyata punya banyak kelebihan dari sisi gizi, kadang bahkan lebih unggul di aspek tertentu.

Artinya: kalau kamu mencari “ikan sehat + terjangkau”, ikan kembung sangat layak dipertimbangkan sebelum langsung beralih ke salmon.

Tabel Info Gizi & Kandungan Nutrisi (Per ±100 Gram)

Menurut informasi dari NilaiGizi.com, 100 gram ikan kembung mentah memiliki kandungan sebagai berikut:

KomponenKandungan per 100 gManfaat / Keterangan
Energi125 KalMemberikan energi cukup untuk aktivitas harian anak tanpa berlebihan, sehingga aman untuk MPASI.
Protein21,3 gMendukung pertumbuhan otot, memperbaiki jaringan tubuh, dan sangat penting untuk perkembangan anak.
Lemak3,4 gKandungan lemak yang rendah namun tetap mengandung lemak sehat yang diperlukan tubuh.
Kalsium136 mgMembantu pertumbuhan tulang dan gigi, serta penting untuk perkembangan motorik anak.
Fosfor69 mgBekerja bersama kalsium untuk menjaga kesehatan tulang dan membantu metabolisme energi.
Omega-35,13 mgSumber DHA & EPA yang mendukung perkembangan otak, mata, dan sistem saraf anak.

Kesimpulannya: ikan kembung bisa jadi “versi hemat & sehat” dari salmon, cocok untuk kamu yang ingin dapat manfaat kesehatan ikan berlemak tanpa harus membeli salmon mahal.

Salmon vs. Ikan Kembung — Mana yang Lebih Menguntungkan?

Aspek / IkanSalmonIkan Kembung (Mackerel / Kembung)
Omega-3Sangat tinggi per 100 g (sering dianggap sebagai sumber utama omega-3)Juga tinggi — cukup untuk menggantikan salmon dari segi omega-3, bahkan kadang memiliki keunggulan lain dari sisi gizi.
Protein & Mineral (Fe, Se, Mg, dll.)Mengandung 19,93 gr protein, lebih rendah dibanding ikan kembung, serta memiliki kandungan fosfor 0 mg.Cenderung lebih kaya protein dan mineral seperti fosfor, selenium, magnesium dan zat besi, sehingga menjadi sumber nutrisi padat untuk pertumbuhan.
HargaUmumnya lebih mahal, khususnya salmon impor atau freshLebih terjangkau dan mudah diperoleh secara lokal — pilihan ekonomis bagi banyak keluarga.
Ketersediaan & KemudahanKetersediaan bervariasi; sulit didapat di beberapa daerah dan harganya juga fluktuatifUmumnya mudah dijumpai di pasar tradisional atau lokal, serta lebih fleksibel untuk diolah.

Cara Maksimalkan Konsumsi Ikan Kembung

Agar mendapatkan manfaat maksimal dari ikan kembung:

  • Konsumsi secara rutin, misalnya 1–2 kali seminggu.
  • Pilih ikan kembung segar atau beku dengan kualitas baik.
  • Olahlah dengan cara sehat: panggang, kukus, atau goreng. Jangan terlalu lama agar omega-3 dan nutrisi tidak rusak.
  • Konsumsi bersama makanan kaya sayur dan buah untuk asupan vitamin & mineral seimbang.

Ikan kembung bukan sekadar lauk “murah & mudah didapat”. Dengan kandungan protein, lemak sehat (omega-3), vitamin dan mineral yang kaya serta harga dan ketersediaan yang bersahabat, ikan ini pantas disebut sebagai “superfood lokal”.

Jadi, sebelum kamu langsung tergoda salmon, inget juga: ikan kembung bisa jadi alternatif sehat dan ekonomis. Mulailah sisipkan ikan kembung dalam menu mingguanmus sehingga tubuhmu (dan dompetmu) pasti berterima kasih .