Pernah nggak si leher sakit banget sampai rasanya mau nengok dikit aja tuh perjuangan? Atau mungkin pernah lihat orang memakai alat seperti gelang besar di leher dan bertanya-tanya, Itu buat apa sih? Yup, itulah yang disebut neck collar atau cervical collar alat sederhana tapi punya fungsi penting buat stabilisasi leher saat cedera, nyeri, atau proses penyembuhan.

Menariknya, alat ini ternyata punya sejarah unik dan nggak sesederhana bentuknya. Dari alat tempur tentara sampai jadi perangkat medis modern, neck collar berkembang jadi salah satu alat kesehatan penting dalam penanganan cedera leher. Nah, biar ga nebak nebak penyangga leher apa yang bisa dipakai, yuk kenalan sama jenis-jenis penyangga leher atau neck collar.

Jangan Salah Pilih! Ini Jenis-Jenis Neck Collar dan Fungsinya Biar Cepat Pulih

Cervical Collar dan Neck Collar Apa Sama?

Banyak orang bingung soal istilah neck collar dan cervical collar apakah ini dua alat berbeda atau sebenarnya sama? Jawabannya adalah sama saja. Secara medis dan literatur internasional, yang digunakan adalah istilah cervical collar. Namun dalam penggunaan sehari-hari, terutama di Indonesia, istilah neck collar dipakai sebagai penyebutan yang lebih sederhana dan mudah dimengerti. Menurut Physiopedia, cervical collar didefinisikan sebagai perangkat ortotik yang digunakan untuk mendukung dan membatasi gerakan tulang belakang servikal. Tujuan penggunaanya adalah untuk membantu menopang leher dan melindungi sumsum tulang belakang, sekaligus membatasi gerakan leher dan kepala. Biasanya, alat ini dipakai dalam waktu singkat saat Anda sedang pulih dari cedera, operasi, atau nyeri leher. berikut kondisi-kondisi yang memungkinkan penggunaan penyangga leher:

  • Cedera leher karena benturan atau jatuh.
    Setelah kecelakaan mobil, terjatuh, atau cedera lainnya, penyangga leher membantu menjaga posisi leher agar tidak terjadi kerusakan yang lebih parah.
  • Setelah operasi leher.
    Penyangga leher dipakai untuk membatasi gerakan supaya area yang baru dioperasi tetap aman dan proses penyembuhan berjalan lancar.
  • Kompresi saraf.
    Dalam beberapa kasus, neck collar bisa membantu mengurangi tekanan pada saraf di leher sehingga rasa nyeri berkurang.
  • Spondilosis servikal.
    Pada kondisi keausan tulang dan tulang rawan di leher, neck collar dapat memberikan bantuan sementara untuk meredakan nyeri.
  • Nyeri atau kaku leher.
    Jika leher terasa tegang atau kaku, kerah serviks bisa membantu mengurangi beban kerja otot dan memberi waktu bagi leher untuk rileks.

Asal-Usul Singkat Neck Collar: Dari Medan Perang ke Ruang Medis

Neck collar pertama kali ditemukan tahun 1966 oleh George Cottrell selama Perang Vietnam sebagai alat untuk mengimobilisasi leher tentara Amerika dengan potensi cedera tulang leher yang tidak stabil.

Setelah itu, penggunaannya makin populer di Amerika berkat ahli bedah ortopedi J. D. Farrington (yang dalam makalahnya “Death in a Ditch” menggambarkan bagaimana korban kecelakaan dilepas dari kendaraan secara ceroboh). Dari sinilah standar penggunaan neck collar atau cervical collar dalam kondisi pra-rumah sakit mulai diterapkan untuk mencegah cedera yang lebih parah.

Jenis-Jenis Neck Collar: Biar Nggak Salah Pilih!

  1. Soft Cervical Collar


    Jangan Salah Pilih! Ini Jenis-Jenis Neck Collar dan Fungsinya Biar Cepat Pulih
    Soft cervical collar terbuat dari busa lembut berlapis kain. Collar ini memberi dukungan ringan dan tetap memungkinkan sedikit gerakan leher. Biasanya digunakan untuk kondisi ringan seperti ketegangan otot atau cedera kecil. Fungsinya membantu mengurangi nyeri dan rasa tidak nyaman tanpa membatasi gerakan sepenuhnya.

  2. Semi-Rigid Cervical Collar


    Jangan Salah Pilih! Ini Jenis-Jenis Neck Collar dan Fungsinya Biar Cepat Pulih
    Semi-rigid cervical collar merupakan kombinasi busa lembut dan plastik keras. Dukungannya sedang lebih stabil daripada soft collar tapi tetap lebih nyaman dibanding rigid collar. Cocok untuk cedera leher tingkat sedang atau masalah kronis seperti spondylosis servikal. Umum digunakan selama pemulihan setelah cedera atau operasi yang tidak membutuhkan imobilisasi total.

  3. Rigid Cervical Collar


    Rigid cervical collar terbuat dari plastik keras dengan bantalan busa agar tetap nyaman. Collar ini memberikan imobilisasi maksimal dan hampir sepenuhnya membatasi gerakan leher. Biasanya digunakan pada kondisi darurat seperti kecelakaan atau trauma untuk mencegah cedera tulang belakang lebih lanjut, serta setelah operasi tulang belakang leher untuk membantu penyembuhan.
    Jangan Salah Pilih! Ini Jenis-Jenis Neck Collar dan Fungsinya Biar Cepat Pulih

    Jenis rigid collar meliputi:
    • Philadelphia Collar: terdiri dari dua bagian (depan dan belakang) yang diikat dengan tali.
    • Aspen Collar: lebih ringan dan memiliki ventilasi untuk kenyamanan.
    • Miami J Collar: memberikan imobilisasi maksimal, nyaman, dan dilengkapi bantalan serta ventilasi yang baik.

Tips Aman Memakai Penyangga Leher

Jika kamu perlu memakai Neck collar, biasanya dokter akan memberikan instruksi khusus tentang cara pemakaian yang benar. Secara umum, kamu bisa mengikuti panduan berikut:

  1. Tetap bergerak. Lakukan gerakan ringan seperti berjalan agar otot leher tidak kaku dan pemulihan lebih cepat.
  2. Jaga postur tubuh. Hindari membungkuk. pastikan punggung tegak, bahu rileks, dan kepala sejajar dengan bahu.
  3. Hindari kursi terlalu rendah atau empuk. Kursi seperti ini membuat postur tidak stabil dan menambah tekanan pada leher.
  4. Jangan angkat beban berat. Hindari aktivitas berat, lari, atau olahraga high-impact.
  5. Gunakan collar sesuai anjuran dokter. Lepaskan hanya saat dibersihkan atau jika diberi izin.
  6. Pastikan collar pas. Tidak terlalu longgar agar stabil, dan tidak terlalu ketat agar tidak mengiritasi kulit.

Boleh Nggak Sih Pakai Penyangga Leher Saat Tidur?

Pemakaiannya disaat tidur diperbolehkan. namun tergantung kondisi medis dan instruksi dari dokter. Dalam panduan dari Healthline disebutkan bahwa bagian khusus “How to sleep with a cervical collar” memberikan tips bagaimana tidur saat memakai collar, menunjukkan bahwa memakai collar saat tidur bisa jadi bagian dari pemulihan. Hal yang perlu diperhatikan ketika hendak memakai disaat tidur :

  • Pastikan kasur memiliki penopang yang baik.
  • Usahakan leher tetap dalam posisi netral. Jangan sampai leher terlalu menekuk.
  • Hindari posisi tidur yang memutar tubuh.
  • Cobalah tidur telentang dengan bantal tipis.
  • Saat bangun dari tempat tidur, lakukan perlahan.

Mini FAQ Biar Makin Paham

  • Berapa lama harus memakai neck collar?
    Tergantung diagnosis. Untuk nyeri leher sedang tanpa cedera mendadak, biasanya tidak disarankan dipakai lebih dari satu minggu karena dapat membuat otot leher kaku dan lemah. Jika nyeri berat atau akibat cedera, tanyakan pada dokter berapa lama Anda harus memakainya.
  • Apa efek samping kalau salah pakai?
    Nyeri bertambah, iritasi kulit, bahkan cedera bisa makin parah.
  • Apakah bisa mandi dengan tetap gunakan neck collar?
    jawabannya bisa, namun neck collar atau cervical collar diusahakan agar tetap kering, salah satu caranya bisa membungkusnya dengan plastik.
  • Bagaimana cara mencucinya?
    Anda dapat mencuci sebagian besar kerah lembut di wastafel dengan air hangat dan sabun lembut, lalu menjemurnya. Jangan gunakan sabun, deterjen, atau pemutih yang keras. Bahan-bahan ini dapat menyebabkan reaksi kulit.
  • Bisakah dipakai buat gaya atau postur?
    tidak bisa ya, neck Collar atau cervical collar adalah alat medis, bukan fashion item.

Penyangga leher memang terlihat sederhana, tapi perannya besar dalam membantu proses pemulihan. Dengan memilih jenis yang tepat dan memakainya sesuai aturan, kamu bisa mempercepat penyembuhan sekaligus mencegah cedera makin parah. Nah jika kamu membutuhkan penyangga leher atau neck collar, pastikan memilih produk dari tempat atau toko alat kesehatan yang terpercaya. Salah satu pilihan yang bisa kamu andalkan adalah Galeri Medika, yang menyediakan berbagai alat kesehatan 100% original dan siap dikirim ke seluruh Indonesia.

Klik Untuk Lihat Sumber>

https://www.healthline.com/health/cervical-collar
https://www.physio-pedia.com/Cervical_Collar
https://www.healthcentral.com/condition/neck-pain/neck-braces-type-spinal-brace
https://syaf.co.id/jenis-jenis-cervical-collar
https://en.wikipedia.org/wiki/Cervical_collar
https://link.springer.com/article/10.1007/s00586-025-08854-5