Pernah gak sih kamu mengalami pembengkakan pada kaki yang muncul tiba-tiba, terasa berat, atau pegal setelah lama berdiri? Meski sering dianggap sebagai hal sepele, kondisi ini bisa menjadi tanda adanya gangguan pada aliran darah lho. Jika tidak ditangani dengan tepat, gejala tersebut bisa mengarah pada kondisi medis yang dikenal sebagai insufisiensi vena kronis, yaitu saat pembuluh darah vena tidak mampu menjalankan fungsinya secara optimal.

Menariknya, belum lama ini dunia internasional dibuat heboh oleh kabar bahwa mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengalami kondisi ini setelah ditemukan pembengkakan pada kaki dan tangannya. Kabar tersebut tentu saja mengundang perhatian publik. Lalu, apakah benar Trump menderita insufisiensi vena kronis? Dan sebenarnya, apa sih insufisiensi vena kronis itu? Simak penjelasan lengkapnya dalam artikel berikut.

Apakah Donald Trump Mengalami Insufisiensi Vena Kronis?

Sesuai dengan berita yang beredar di kompas.com presiden Amerika Serikat donald trump, diketahui mengalami pembengkakan pada kaki yang merupakan salah satu gejala dari penyakit insufiensi vena kronis, kondisi tersebut diungkap oleh juru bicara karoline leavitt, yang mengatakan presiden AS tersebut telah menjalani pemerikasaan kesehatan medis dan adanya gejala pembengkakan ringan, dan mengalami kondisi yang disebut chronic venous insufficiency atau dalam bahasa indonesia insufiensi vena kronis. Temuan ini diumumkan secara resmi oleh Gedung Putih dalam jumpa pers rutin pada Kamis (17/7/2025).

Apa Itu Insufisiensi Vena Kronis (CVI)?

Menurut cleveland clinic, insufiensi vena kronis (Chronic venous insufficiency) terjadi ketika vena dikaki rusak dan tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya. Pada kondisi normal katup di vena kaki menjaga darah mengalir kembali ke jantung, namun insufiensi vena kronis merusak katup tersebut yang menyebabkan darah terkumpul dikaki. CVI dapat tejadi karena kerusakan pada salah satu pembuluh darah dikaki seperti:

  • Vena Dalam
    vena besar yang ada jauh dalam tubuh dan mengalir melalui otot.
  • Vena Superfisial
    yang dekat dengan permukaan kulit.
  • Vena Perforasi
    yang menghubungkan vena dalam dan vena superfisial

Menurut cleveland clinic, Insufisiensi vena kronis biasanya menyerang orang berusia di atas 50 tahun. Risikonya juga dapat meningkat seiring bertambahnya usia.

Gejala Insufisiensi Vena Kronis

Nah, berikut ini beberapa gejala insufisiensi vena kronis pada kaki yang bisa kamu perhatikan:

  • Edema (pembengkakan) atau rasa berat, terutama di tungkai bawah dan pergelangan kaki
  • Nyeri tumpul atau kram di tungkai
  • Kesemutan atau rasa terbakar di tungkai
  • Nyeri yang semakin parah saat berdiri atau membaik saat mengangkat tungkai
  • Gatal pada kaki dan tungkai
  • Varises, pembuluh mekar
  • Perubahan kulit, yang mungkin meliputi kulit yang iritasi, pecah-pecah, berubah warna, bersisik, atau berair

Namun penting untuk diingat, diagnosis penyakit ini tidak bisa dilakukan hanya berdasarkan gejala yang mirip. Insufisiensi vena kronis hanya dapat dipastikan melalui pemeriksaan fisik langsung dan pencitraan ultrasonografi oleh tenaga medis. Jadi jika merasa memiliki keluhan serupa, langkah terbaik yang bisa dilakukan adalah melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Penyebab dan Faktor Risiko insufiensi vena kronis

Penyebab paling umum dari insufiensi vena kronis adalah trombosis vena dalam, orang dengan riwayat TVD berisiko lebih tinggi terkena insufiensi vena kronis. Insufiensi vena kronis juga dapat diturunkan dalam keluarga, jadi jika salah keluarga memiliki IVK kemungkinan anggota keluarga lainnya dapat mengidap penyakit yang sama, peluangnya bisa jadi lebih tinggi jika:

  • Mengalami obesitas
  • Berusia lebih dari 50 tahun
  • Kehamilan
  • Tidak mendapat cukup aktivitas fisik
  • Kebiasaan merokok
  • Duduk atau berdiri dalam jangka waktu lama

Cara Mencegah insufiensi vena kronis

Dalam beberapa kasus IVK tidak dapat dicegah karena faktor risiko yang bisa diturunkan dari riwayat keluarga, namun insufiensi vena kronis dapat dicegah dengan melakukan beberapa perubahan gaya hidup berikut:

  • Hindari merokok atau penggunaan tembakau
  • Hindari penggunaan pakaian yang ketat seperti korset atau ikat pinggang
  • Jangan duduk atau berdiri terlalu lama, cobalah bergerak sesering mungkin untuk menjaga aliran darah
  • Turunkan berat badan jika berat badan Anda berlebih dan jaga selalu berat badan yang ideal
  • Olahraga secara teratur

Terapi Kompresi Solusi Pilihan

Terapi kompresi adalah salah satu cara yang sering digunakan untuk membantu memperlancar aliran darah di bagian bawah kaki. Biasanya, terapi ini menggunakan stoking atau perban elastis yang memberikan tekanan lembut di area kaki, pergelangan, hingga telapak kaki.

Stoking kompresi akan menekan kaki Anda dengan lembut untuk mengalirkan darah ke atas kaki. Ini membantu mencegah pembengkakan kaki dan, pada tingkat yang lebih rendah, mencegah pembekuan darah.

Tidak ada skala standar untuk menilai stoking kompresi. Namun secara umum, tekanan kompresi dibagi menjadi tiga kategori, di mana masing-masing memiliki fungsi yang berbeda. Semakin tinggi tingkat kompresinya, biasanya digunakan untuk masalah yang lebih kompleks, yaitu:

  • Rendah (kurang dari 20 mmHg)
  • Sedang (20 hingga 30 mmHg)
  • Tinggi (lebih dari 30 mmHg)

Selain itu, stoking kompresi juga tersedia dalam berbagai model ketinggian, mulai dari yang hanya setinggi di bawah lutut, setinggi paha, hingga model celana. Pemilihannya bisa disesuaikan dengan kondisi kaki pasien. Biasanya, dokter akan memberikan rekomendasi mengenai jenis dan tingkat kompresi yang paling tepat sesuai kebutuhan pasien.

Donald Trump Sakit Insufiensi Vena Kronis? Kenali Gejala dan Solusi Alkesnya

Untuk masalah seperti insuviensi vena kronis umumnya akan memakai stoking kompresi yang memiliki tingkatan sedang/medium hingga tinggi pada tekanan 20-40 mmhg, tergantung dengan kondisi keparahan yang ada, namun kamu bisa konsultasikan terlebih dahulu ke dokter ya supaya bisa lebih tepat dan maksimal digunakan.

Nah, perlu diingat ya, beberapa gejala di atas nggak bisa ditebak-tebak atau diasumsikan sendiri. Kalau kamu merasa mengalami keluhan yang mirip, sebaiknya langsung lakukan pemeriksaan ke tenaga medis yang kompeten. Dan kalau memang dibutuhkan, kamu bisa minta rekomendasi stoking kompresi yang sesuai dari dokter.

Stoking kompresi dan berbagai alat kesehatan lainnya bisa kamu temukan di Galeri Medika! Nggak cuma lengkap, semua produknya juga 100% original dan bisa dikirim ke seluruh Indonesia.

Klik Untuk Lihat Sumber>

https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/16872-chronic-venous-insufficiency-cvi
https://medlineplus.gov/ency/article/000203.htm
https://www.webmd.com/dvt/dvt-venous-insufficiency
https://my.clevelandclinic.org/health/treatments/23449-compression-therapy
https://health.kompas.com/read/25G18160340568/bukan-sekadar-varises-ini-bahaya-chronic-venous-insufficiency-yang-dialami-trump