
Kursi roda elektrik bisa jadi andalan untuk membantu mobilitas sehari-hari. Tinggal mengarahkan joystick, pengguna sudah bisa berpindah tempat tanpa harus mendorong roda secara manual. Tapi, karena menggunakan baterai, motor, sistem kontrol, dan berbagai komponen lainnya, kursi roda elektrik juga perlu dirawat secara rutin.
Jangan sampai baru dipakai beberapa kali, performanya mulai menurun atau tiba-tiba baterai cepat habis. Padahal, perawatan sederhananya bisa dilakukan dari rumah, lho. Lalu, bagaimana cara merawat kursi roda elektrik supaya tetap awet dan nyaman digunakan? Yuk, simak beberapa tips berikut!

1. Rutin Isi Daya Baterai, Jangan Tunggu Benar-Benar Habis
Baterai merupakan salah satu bagian penting pada kursi roda elektrik. Karena itu, kebiasaan mengisi daya juga perlu diperhatikan.
Motability menyarankan pengguna untuk mengikuti petunjuk pengisian daya dari buku manual dan tidak membiasakan baterai sampai benar-benar habis sebelum di-charge. Pengisian rutin setelah penggunaan dapat membantu menjaga baterai tetap siap digunakan.
Supaya lebih aman, Gunakan charger yang sesuai dengan rekomendasi produsen. Kalau kursi roda jarang dipakai, jangan berarti baterainya boleh dibiarkan begitu saja. Tetap ikuti petunjuk penyimpanan dan charging dari produsen agar baterai tidak terlalu lama dalam kondisi kosong.
2. Jaga Kursi Roda Tetap Bersih dan Kering
Debu, rambut, pasir, hingga kotoran dari luar bisa menempel pada roda dan bagian kursi roda. Kalau dibiarkan menumpuk, kotoran tersebut dapat mengganggu komponen tertentu.
Untuk membersihkannya, cukup gunakan kain lembap atau microfiber dan sabun ringan bila diperlukan. Hindari menyemprotkan air langsung ke kursi roda, terutama di area joystick dan komponen elektronik. Motability juga menyarankan kursi roda dibersihkan menggunakan kain atau spons lembap agar air tidak masuk ke bagian mekanis maupun elektronik.
Jadi, membersihkan kursi roda elektrik bukan berarti harus disiram. Cukup lap dengan kain lembap dan pastikan bagian elektronik tetap terlindungi.
Baca artikel lainnya
3. Hindari Air Berlebihan, Terutama di Bagian Joystick
Joystick merupakan bagian yang sangat penting karena digunakan untuk mengontrol pergerakan kursi roda. Meski beberapa perangkat dirancang memiliki perlindungan terhadap air, bukan berarti seluruh bagian elektronik aman terkena air secara berlebihan.
Artikel motability membagikan pengalaman pengguna yang mengalami kerusakan controller setelah terkena hujan deras. Karena itu, kalau kursi roda terkena hujan atau cipratan air, segera keringkan bagian yang basah. Saat membersihkan pun, gunakan kain lembap, bukan menyemprotkan cairan langsung ke joystick.
4. Cek Kondisi Ban dan Roda Secara Rutin
Bukan cuma mobil yang perlu dicek bannya. Kursi roda elektrik juga perlu mendapatkan perhatian yang sama. Untuk kursi roda dengan ban berisi udara, pastikan tekanan ban sesuai dengan rekomendasi produsen.
Ban yang kurang tekanan dapat meningkatkan hambatan saat kursi roda bergerak sehingga motor bekerja lebih keras dan baterai dapat lebih cepat terkuras. Kalau kondisinya sudah tidak layak, sebaiknya jangan ditunda untuk diperiksa atau diganti. Selain tekanan, periksa juga apakah ada:
- Ban yang mulai aus atau botak.
- Retakan atau kerusakan pada permukaan ban.
- Benda asing yang menempel.
- Rambut atau kotoran yang melilit roda dan caster.

5. Perhatikan Joystick, Rem, Kabel, dan Baut
Kadang kerusakan tidak langsung terlihat. Kursi roda mungkin masih bisa digunakan, tetapi mulai muncul tanda-tanda seperti joystick kurang responsif, suara aneh, kabel longgar, atau baut yang terasa tidak kokoh.
Menurut Motability, baut, mur, dan sambungan listrik dapat menjadi longgar seiring waktu. Pengguna disarankan segera menghubungi dealer atau teknisi jika menemukan bagian yang longgar, aus, atau mengeluarkan suara tidak biasa.
Sementara itu, pemeriksaan bulanan terhadap baut, kabel, caster, joystick, dan bagian dudukan juga disarankan dalam panduan maintenance Kerdom. Jadi, kalau tiba-tiba terdengar “krek-krek”, “klik”, atau suara yang sebelumnya tidak ada, jangan langsung dianggap sepele.
6. Simpan di Tempat yang Kering
Setelah digunakan, sebaiknya kursi roda elektrik disimpan di tempat yang terlindung dari hujan dan kelembapan berlebihan. Tempat penyimpanan yang baik juga membantu mengurangi paparan debu dan kotoran pada komponen kursi roda. Jika kursi roda baru saja terkena hujan, pastikan bagian yang basah sudah dikeringkan sebelum disimpan.
7. Jangan Lupa Servis Berkala
Perawatan mandiri memang penting, tetapi bukan berarti semua masalah bisa diperbaiki sendiri. Komponen seperti motor, sistem kontrol, rem elektromagnetik, dan sistem kelistrikan membutuhkan pemeriksaan teknisi jika mengalami masalah.
UniversalMed Supply juga menyarankan pemeriksaan profesional secara berkala untuk memastikan berbagai komponen tetap bekerja dengan baik. Motability merekomendasikan servis powered wheelchair secara tahunan, meskipun frekuensinya dapat berbeda tergantung intensitas penggunaan dan kebutuhan masing-masing pengguna.
Checklist Singkat Perawatan Kursi Roda Elektrik
| Waktu Perawatan | Yang Perlu Dicek |
|---|---|
| Setelah digunakan |
|
| Secara rutin |
|
| Secara berkala |
|
Merawat kursi roda elektrik sebenarnya tidak harus ribet. Mulai dari rajin mengisi daya, menjaga kursi tetap bersih dan kering, mengecek ban serta joystick, sampai melakukan servis berkala sudah bisa menjadi bagian dari kebiasaan perawatan sehari-hari.jangan tunggu sampai muncul masalah baru mulai dirawat, ya!Untuk kebutuhan kursi roda elektrik dan berbagai alat kesehatan lainnya, Galeri Medika menyediakan beragam pilihan alat kesehatan dengan produk 100% original dan pengiriman ke seluruh Indonesia.
FAQ
Bagaimana cara menyimpan kursi roda elektrik jika tidak digunakan?
Simpan di tempat yang kering, teduh, dan terlindung dari hujan serta kelembapan berlebihan. Jika disimpan dalam waktu lama, perhatikan kondisi baterai dan lakukan pengisian sesuai petunjuk produsen.
Apakah baterai kursi roda elektrik harus dicas setiap hari?
Pengisian daya sebaiknya mengikuti petunjuk produsen. Secara umum, baterai perlu dicas secara rutin dan jangan dibiarkan sampai benar-benar kosong. Jika kursi roda lama tidak digunakan, lakukan pengisian secara berkala agar baterai tidak flat.
Kenapa ban kursi roda elektrik bisa retak?
Periksa ban secara rutin untuk melihat adanya retakan, kebocoran, keausan, atau kerusakan lainnya. Untuk ban berisi udara, pastikan tekanannya sesuai rekomendasi pada buku manual.
Apakah kursi roda elektrik boleh terkena hujan atau air?
Sebaiknya hindari paparan air berlebihan, terutama pada controller dan komponen elektronik. Jika terkena hujan, segera keringkan kursi roda sebelum digunakan atau disimpan.
Bagaimana cara mencegah rangka dan baut kursi roda berkarat?
Jaga kursi roda tetap bersih dan kering. Setelah terkena air, segera keringkan bagian rangka dan komponen logam. Periksa juga baut dan sambungan secara rutin agar tetap aman dan tidak longgar.
Apakah kursi roda elektrik aman jika lama tidak digunakan?
Aman jika disimpan dan dirawat dengan benar. Selama penyimpanan, perhatikan kondisi baterai, ban, roda, kabel, dan komponen lainnya. Sebelum digunakan kembali, lakukan pemeriksaan terlebih dahulu.
Kapan kursi roda elektrik perlu diservis?
Servis sebaiknya dilakukan secara berkala sesuai rekomendasi produsen. Segera hubungi dealer atau teknisi jika muncul suara aneh, kabel atau baut longgar, joystick bermasalah, atau terjadi perubahan pada performa kursi roda.
https://monarchmobility.com/blog/tips-for-looking-after-your-powered-wheelchair/
https://kerdom.com/blogs/lifestyle-tips-ideas/electric-wheelchair-maintenance-complete-checklist
https://news.motability.co.uk/everyday-tips/how-to-look-after-your-powered-wheelchair/
https://www.physio-pedia.com/Power_Wheelchair_Maintenance
https://universalmedsupply.com/electric-wheelchair-maintenance-tips/
https://www.instagram.com/reel/DDQzMdXyAzU/




