
Di kehidupan sehari-hari, Anda mungkin pernah melihat mesin cuci memutar pakaian basah dengan sangat cepat pada siklus spin hingga airnya terlempar keluar dan pakaian menjadi setengah kering. Nah, prinsip memutar cepat ini ternyata memegang peranan yang sangat vital di dunia medis.
Di balik layar laboratorium klinik, rumah sakit, hingga fasilitas riset biologi, ada satu alat canggih bernama Centrifuge. Tanpa alat ini, proses diagnosis penyakit, analisis DNA, pemisahan plasma darah, hingga pembuatan vaksin akan memakan waktu sangat lama dan sulit dilakukan secara akurat.
Apa Itu Centrifuge?
Centrifuge adalah alat laboratorium yang dirancang khusus untuk memisahkan partikel, sel, atau komponen dalam suatu sampel cairan berdasarkan massa jenis (densitas) masing-masing zat.
Ketika sampel campuran dimasukkan ke dalam alat ini dan diputar dengan kecepatan tinggi, cairan tersebut akan terpisah menjadi dua bagian utama:
- Pellet (Endapan): Partikel atau sel yang massa jenisnya lebih berat akan terdorong ke dasar tabung.
- Supernatan: Cairan jernih atau komponen zat yang massa jenisnya lebih ringan dan tetap berada di bagian atas.
Di laboratorium medis, centrifuge paling sering digunakan untuk memisahkan plasma atau serum dari sel-sel darah utuh sehingga sampel siap diuji di mesin analisis biokimia.

Bagaimana Cara Kerja Centrifuge?
Cara kerja centrifuge didasarkan pada prinsip gaya sentrifugal, yaitu gaya semu yang bergerak menjauhi titik pusat putaran saat suatu benda diputar dalam lintasan melingkar.
Proses pemisahan sampel terjadi melalui tahapan berikut:
- Pemutaran Kecepatan Tinggi: Saat mesin centrifuge diaktifkan, wadah yang berisi larutan atau campuran ditempatkan pada rotor di dalamnya. Rotor ini kemudian diputar dengan kecepatan tinggi, menghasilkan gaya sentrifugal yang kuat.
- Aksi Gaya Sentrifugal: Rotasi ini menciptakan gaya sentrifugal yang mendorong partikel-partikel dalam larutan ke arah luar. Partikel dengan massa jenis lebih tinggi akan merasakan gaya sentrifugal yang lebih besar, mendorongnya lebih jauh dari sumbu rotasi.
- Pemisahan Berdasarkan Densitas: Selama berputar, komponen-komponen yang lebih berat atau memiliki densitas tinggi akan bergerak ke bagian bawah wadah, dikenal sebagai pellet, sementara komponen dengan densitas lebih rendah akan tetap di atas sebagai supernatan.
Bagian-Bagian Penting pada Alat Centrifuge
Untuk bekerja secara optimal dan aman, mesin centrifuge terdiri dari beberapa komponen utama:
- Motor Penggerak: Komponen utama yang memutar rotor pada kecepatan rotasi yang ditentukan.
- Rotor: Dudukan khusus tempat meletakkan tabung sampel. Rotor terbagi menjadi dua tipe utama, yaitu fixed-angle rotor (sudut tetap) dan swing-out rotor (dudukan yang mengayun horizontal saat berputar).
- Chamber (Rongga Putar): Ruang tertutup tempat rotor berputar yang berfungsi menahan partikel dan melindungi pengguna jika terjadi tabung pecah.
- Panel Kontrol: Layar dan tombol untuk mengatur kecepatan putaran (RPM/RCF) serta durasi waktu (timer).
- Penutup Khusus (Lid Cover) & Pengunci Keamanan: Mencegah alat dibuka saat rotor masih berputar demi keselamatan operator laboratorium.

Jenis Centrifuge Berdasarkan Fungsi dan Kecepatannya
Setiap jenis analisis laboratorium memerlukan kecepatan dan kapasitas sampel yang berbeda. Berikut adalah beberapa jenis centrifuge yang umum digunakan:
-
Low Speed Centrifuge
Beroperasi pada kecepatan rendah (umumnya di bawah 4.000–6.000 RPM). Sangat cocok untuk pemisahan sampel kasar seperti endapan urin, pemisahan serum darah sederhana, atau sampel klinis standar.
-
Micro Centrifuge
Dirancang khusus untuk memutar sampel dengan volume sangat kecil (sekitar 0,2 ml hingga 2,0 ml) pada kecepatan tinggi. Sering digunakan dalam riset biologi molekuler, ekstraksi DNA/RNA, dan isolasi protein.
-
Hematocrite Centrifuge (Centrifuge Hematokrit)
Centrifuge khusus yang digunakan untuk mengukur nilai hematokrit (persentase volume sel darah merah dalam darah) menggunakan tabung kapiler tipis pada kecepatan tinggi.
Rekomendasi Produk Centrifuge
Berikut adalah beberapa rekomendasi centrifuge medis dan laboratorium yang populer, andal, serta umum digunakan beserta deskripsi singkatnya:

1. Centrifuge Micro OneHealth LAB+ DM0412
Centrifuge Micro OneHealth LAB+ DM0412 adalah alat sentrifuse laboratorium berkualitas tinggi yang dirancang untuk pemisahan sampel cair secara presisi, cepat, dan aman. Cocok digunakan di laboratorium medis, klinik, rumah sakit, maupun riset.
Fitur Produk
- Mudah dioperasikan layer LCD jernih.
- Kecepatan Fleksibel dengan Pengaturan 300–4.500 RPM (Low Speed).
- Fitur Keamanan Tinggi dengan Pengunci pintu otomatis.
- Deteksi ketidakseimbangan, serta sensor cegah panas berlebih.
- Motor Awet & Senyap Menggunakan Brushless DC Motor tanpa perlu perawatan
- Fitur Praktis Bebas pakai fitur Quick Spin dan penyimpan memori pengaturan terakhir.
- Maksimal RCF: 2.490 × g
- Kapasitas Rotor: 12 x Tabung (1.5 / 5 / 7 / 10 mL)
- Pengatur Waktu: 30 detik – 99 menit / Mode Kontinu (HOLD)
- Sertifikat Standar Internasional CE & cTUVus.
Beli produk? Info Selengkapnya

2. Centrifuge Hematocrite DLAB DM1224
Centrifuge Hematocrite DLAB DM1224 adalah model centrifuge meja (benchtop) yang efisien dan ringkas, ideal untuk pemisahan darah dan berbagai sampel secara presisi dalam lingkungan penelitian maupun klinis.
Fitur Produk
- Rentang Kecepatan: 500-12.000 rpm, dengan kenaikan 100 rpm
- RCF maksimum: 13.680 x g
- Akurasi Kecepatan: ±100 rpm
- Kapasitas Rotor: Dapat menampung 24 tabung kapiler
- Waktu Operasi: Dapat disesuaikan dari 10 detik hingga 99 menit/terus-menerus
- Waktu Akselerasi/Pengereman: 40 detik untuk akselerasi dan pengereman
- Rentang Pengaturan Suhu: Tidak ditentukan
- Daya: 380W
- Tegangan/Frekuensi: Fase tunggal, 200V-240V, 50Hz/60Hz, 5A
- Jenis Motor: Motor DC tanpa sikat
- Berat: 10 kg
- Fitur Keselamatan: Interlock pintu
- Fungsi Tambahan: Termasuk saklar kecepatan/RCF, fungsi lari waktu singkat, dan fungsi peringatan suara
Beli produk? Info Selengkapnya

3. Centrifuge Nesco DM0506 Low Speed
Centrifuge Nesco DM0506 Low Speed adalah Centrifuge dilengkapi dengan rotor sudut tetap A6-15P bawaan yang dapat menampung tabung hingga 15mL/10mL/7mL/5mL6. Perangkat ini banyak digunakan untuk pemisahan darah atau urin dalam praktik rutin medis di rumah sakit, klinik atau lembaga penelitian.
Fitur Produk
- Kisaran kecepatan dari 300-5000rpm.
- Kecepatan rotor dapat diatur dan ditampilkan oleh RPM atau G-force.
- Program yang ditentukan dengan kenop akan disimpan.
- Dua program P1/P2, mudah untuk memulai prosedur dengan satu kunci.
- Dua pengaturan kecepatan deselerasi.
- Tampilan pemrosesan yang mudah dibaca dan peringatan suara.
- Pelepasan tutup-kunci otomatis setelah dijalankan.
- Motor DC tanpa sikat bebas perawatan.
Beli produk? Info Selengkapnya

4. Centrifuge DLAB DM0424 Clinical Low Speed
Centrifuge DLAB DM0424 Clinical Low Speed memiliki tampilan digital untuk mengatur dan memantau kecepatan dan waktu putaran, dan memiliki berbagai fitur keselamatan, seperti penguncian tutup otomatis dan deteksi ketidakseimbangan. Ini sangat ideal untuk memisahkan serum atau plasma dari darah, urin, dan cairan tubuh lainnya.
Fitur Produk
- Pemrograman mudah untuk akurasi kontrol kecepatan tinggi.
- Kecepatan rotor dapat diatur dan ditampilkan dalam RPM atau G-force.
- Motor DC tanpa sikat, bebas perawatan.
- Fungsi putaran cepat.
- Tutup dengan kunci listrik dan pelepasan otomatis.
- Self-diagnosis otomatis saat startup.
- Waktu pengereman 2 gigi dapat disesuaikan.
- 3 program preset untuk aplikasi rutin seperti pemeriksaan darah, urin dan feses
- Fitur HOLD untuk kebutuhan sentrifungsi tanpa batas waktu tertentu.
- Sistem akselerasi dan deselerasi 3/4 tahap untuk hasil pemisahan yang lebih optimal.
Beli produk? Info Selengkapnya
Tips Menggunakan Centrifuge dengan Aman dan Benar
Penggunaan centrifuge memerlukan ketelitian agar alat awet dan sampel tidak rusak. Berikut panduan langkah yang aman:
- Letakkan di Permukaan Datar: Pastikan mesin diletakkan di atas meja laboratorium yang kokoh, rata, dan bebas dari getaran luar.
- Prinsip Keseimbangan (Balancing): Ini adalah aturan paling krusial. Selalu letakkan tabung sampel secara berhadapan (simetris) dengan volume dan bobot cairan yang sama persis. Jika sampel tunggal, gunakan tabung penyeimbang berisi air.
- Periksa Kunci Penutup: Pastikan penutup chamber sudah terkunci rapat sebelum menekan tombol Start.
- Tunggu Hingga Berhenti Total: Jangan pernah mencoba membuka penutup atau menahan rotor secara manual saat alat masih berputar. Tunggu hingga indikator menunjukkan rotor telah berhenti sempurna.
Centrifuge merupakan perangkat laboratorium vital yang memungkinkan pemisahan komponen cairan secara presisi melalui prinsip gaya sentrifugal. Mulai dari tes darah rutin di klinik hingga riset tingkat tinggi, peran centrifuge sangat menentukan keakuratan diagnosis medis.
FAQ
1. perbedaan antara RPM dan RCF pada centrifuge?
PM (Revolutions Per Minute) mengukur jumlah putaran rotor per menit, sedangkan RCF (Relative Centrifugal Force) mengukur besarnya gaya gravitasi (g) yang dialami oleh sampel akibat putaran tersebut. RCF dipengaruhi oleh jari-jari rotor.2. Apa yang terjadi jika tabung centrifuge tidak seimbang (unbalanced)?
Ketidakseimbangan dapat menyebabkan alat bergetar hebat, mengeluarkan suara bising, merusak rotor dan motor, hingga menyebabkan tabung sampel pecah di dalam chamber.3. Berapa lama proses pemisahan darah dengan centrifuge?
Rata-rata proses pemisahan sampel darah untuk mengambil plasma atau serum memerlukan waktu antara 10 hingga 15 menit pada kecepatan 3.000–4.000 RPM.
https://analitika.co.id/centrifuge/
https://analitika.co.id/prinsip-kerja-centrifuge/
https://ujiukur.com/prinsip-kerja-centrifuge-dan-fungsinya-di-laboratorium/
https://syaf.co.id/pengertian-cara-menggunakan-dan-fitur-hematocrit-centrifuge/



