Dilansir dari laman JawaPos.com, kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Tangerang Selatan menunjukkan tren peningkatan yang patut diwaspadai. Hingga awal Oktober 2025, Dinas Kesehatan (Dinkes) Tangsel mencatat sebanyak 541 kasus DBD terjadi sejak awal tahun.

Sebaran kasus cukup merata di sejumlah kecamatan, Pondok Aren menjadi wilayah dengan jumlah kasus tertinggi yaitu 122 kasus. Disusul oleh Ciputat sebanyak 97 kasus, Pamulang 80 kasus, Ciputat Timur 76 kasus, Serpong 74 kasus, Serpong Utara 48 kasus, dan Setu sebanyak 44 kasus. Meski jumlahnya fluktuatif setiap bulan, keberadaan kasus baru yang terus muncul mengindikasikan bahwa risiko penularan masih tinggi, dan upaya deteksi dini perlu menjadi perhatian serius.

lonjakan dbd

Dalam situasi seperti ini, mengenali gejala sejak awal menjadi langkah krusial untuk mencegah kondisi yang lebih parah. Pertanyaannya, apakah masyarakat sudah siap dengan alat-alat kesehatan yang bisa membantu mendeteksi DBD secara cepat di rumah?

Tingginya Kasus DBD, Apa Penyebabnya?

Salah satu faktor utama meningkatnya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah perubahan cuaca yang mendukung perkembangan nyamuk Aedes aegypti. Beberapa waktu terakhir, cuaca di wilayah Tangerang Selatan dan sekitarnya cenderung tidak menentu. Hujan turun lebih sering disertai suhu hangat dan tingkat kelembaban yang cukup tinggi.

Dengan kondisi cuaca seperti ini, populasi nyamuk bisa bertambah dengan cepat. Jika tidak segera dikendalikan, risiko penyebaran DBD akan semakin tinggi dan dapat membahayakan masyarakat, terutama anak-anak dan lansia.

Mengapa DBD Harus Dikenali Sejak Awal?

Demam Berdarah Dengue kerap diawali dengan gejala ringan yang mirip flu biasa. Gejala awal seperti demam tinggi mendadak, sakit kepala, nyeri otot, dan mual seringkali diabaikan, padahal pada fase inilah tindakan cepat sangat diperlukan. Deteksi dini berperan penting untuk:

  • Menentukan langkah pengobatan lebih awal.
  • Menghindari komplikasi yang dapat terjadi pada fase kritis (hari ke-4 hingga ke-6).
  • Memantau kondisi pasien secara ketat agar tidak terjadi penurunan trombosit drastis tanpa disadari.
Untuk mendukung proses ini, penggunaan alat kesehatan sederhana seperti termometer digital dan rapid test DBD menjadi sangat penting, terutama bagi keluarga dengan anak kecil atau lansia yang memiliki risiko lebih tinggi.

lonjakan dbd

Peran Alat Kesehatan dalam Penanganan Awal DBD

1. Termometer Digital: Pemantau Suhu Tubuh yang Akurat

Salah satu gejala paling umum dan awal dari DBD adalah demam tinggi mendadak, bisa mencapai 39–41°C. Oleh karena itu, memiliki termometer digital yang akurat di rumah sangat penting untuk memantau suhu tubuh secara berkala.

Termometer digital memberikan hasil cepat dan presisi, sehingga Anda bisa segera mengambil tindakan medis jika suhu tubuh menunjukkan indikasi demam tinggi selama lebih dari dua hari.

2. Rapid Test DBD: Deteksi Cepat Dengue dari Rumah

Rapid test DBD merupakan alat yang dirancang untuk mendeteksi keberadaan antigen NS1 atau antibodi IgG/IgM terhadap virus dengue dalam darah. Tes ini sangat membantu dalam mengidentifikasi apakah seseorang kemungkinan besar terinfeksi DBD bahkan sebelum hasil laboratorium lengkap keluar.

Saat ini, beberapa jenis rapid test DBD telah tersedia untuk penggunaan di rumah atau klinik. Prosesnya cepat, hanya memerlukan beberapa tetes darah dan hasil bisa diketahui dalam waktu 15–20 menit.

lonjakan dbd

Sebagai langkah deteksi dini yang efektif, memiliki termometer digital dan rapid test demam berdarah di rumah menjadi hal yang penting, terutama di tengah meningkatnya kasus DBD di berbagai wilayah. Masyarakat kini dapat dengan mudah memperoleh berbagai jenis termometer digital, baik yang digunakan dengan kontak langsung ke kulit maupun model nonkontak, serta rapid test DBD dapat dibeli di Galeri Medika secara offline maupun online.

Klik Untuk Lihat Sumber>

https://www.jawapos.com/jabodetabek/016662223/waspada-dbd-di-tangsel-tercatat-541-kasus-hingga-awal-oktober
https://ayosehat.kemkes.go.id/topik/demam-berdarah-dengue#:~:text=Pengertian-,Demam%20berdarah%20dengue%20(DBD)%20adalah%20penyakit%20yang%20ditularkan%20oleh%20gigitan,antara%20negara%2Dnegara%20Asia%20Tenggara
https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/dengue-fever/symptoms-causes/syc-20353078
https://digital-science.pubmedia.id/index.php/phms/article/view/412
https://www.rspondokindah.co.id/id/news/dbd-gejala