Meski nikmat namun seharusnya kita harus mengonsumsi variasi makanan yang memiliki gizi yang seimbang yang tidak hanya terdapat pada gorengan saja di mana sebagian besar hanya mengandung karbohidrat dan lemak yang tentunya berbahaya apabila berlebihan.

Kemudian disarankan untuk tidak mengonsumsi makanan yang digoreng. Jenis makanan tersebut dapat membuat Anda menjadi mudah lesu ketika berpuasa keesokan harinya. Selain itu, makanan tinggi lemak memungkinkan menimbulkan masalah pencernaan dan memicu kenaikan berat badan.

Selain gorengan terdapat juga es buah atau kolak yang sudah seperti budaya dalam berbuka puasa. Walaupun mengandung buah-buahan namun perlu dipikir-pikir lagi untuk membeli atau membuat es buah atau kolak yang cukup banyak dari porsi orang pada umumnya.

Kemudian setelah kita tidak makan dan minum dari pagi buta hingga matahari terbenam tentu tubuh akan berisiko mengalami dehidrasi. Maka dari itu meningkatkan energi dengan mengonsumsi makanan sehat dan seimbang tentu sangat penting. Disarankan untuk berbuka puasa dengan mengonsumsi makanan tinggi serat, rendah lemak, serta mengandung gula alami.

1. Meminum air putih yang cukup



Saat membatalkan puasa tentu meminum air putih terlebih dahulu sangat dianjurkan karena membantu menghilangkan dehidrasi tubuh tanpa efek samping. Usahakan minum air putih segelas saat berbuka puasa agar tidak menambahkan kadar gula darah berlebih.Selain berbuka puasa, meminum air putih juga sangat penting dilakukan pada sahur karena hanya air putih yang tidak memberikan efek samping berupa membuang urine secara berlebihan dan sering. Tidak seperti teh dan kopi, yang mana kedua minuman tersebut membuat kita lebih sering buang air kecil sehingga cairan dalam tubuh berkurang lebih cepat dan risiko dehidrasi lebih banyak.

2. Makan kurma

Tentu rasul bukan tanpa alasan meminta kita untuk berbuka dengan kurma. Makan kurma yang cukup memiliki antioksidan yang tinggi. Buah kering memiliki kalori yang lebih tinggi ketimbang buah segar. Karena kurma merupakan buah yang kering, kurma jelas memiliki kalori yang cukup tinggi bila dibandingkan dengan buah segar lainnya.Kemudian saat berpuasa, tubuh harus tetap mendapatkan asupan serat harian yang cukup. Dengan mengonsumsi satu porsi kurma sekitar 100 gram saat berbuka puasa, maka asupan serat yang dibutuhkan oleh tubuh dapat meningkat. Manfaat serat sangat baik bagi kesehatan pencernaan, yakni mencegah sembelit. Dalam sebuah penelitian terhadap 21 orang yang mengonsumsi 7 kurma per hari selama 21 hari, mengalami peningkatan frekuensi buang air besar yang signifikan dibandingkan ketika mereka tidak makan kurma.Selain itu, kurma memiliki gula fruktosa. Fruktosa adalah jenis gula alami yang banyak ditemukan dalam buah dan kandungan tertinggi pemanis alami ini ada pada kurma. Jika saat berbuka puasa dianjurkan untuk makan-makanan yang manis, kurma adalah buah yang tepat karena mengandung pemanis alami yang baik untuk tubuh.

3. Mengonsumsi nasi, lauk, dan sayur yang cukup

Makan dengan nasi, lauk, dan sayur yang cukup tentu dapat meningkatkan serat, kaya vitamin, protein, dan karbohidrat yang mana tentu Anda tidak bisa makan selama seharian penuh.Untuk inspirasi makanan Anda bisa memilih telur atau tempe goreng sebagai lauk yang memiliki banyak protein serta tambahan vitamin dan mineral. Kemudian sayur sup sebagai sayurannya karena banyak mengandung serat dari wortel, ketang, dan tomat, serta sayuran lainnya yang terkandung di dalam sayur sup. Anda tidak perlu menambahkan daging sebagai tambahan sayur karena sudah ada tempe dan telur goreng yang kaya akan protein.

4. Meminum susu

Menurut pakar gizi, tidak masalah mengonsumsi susu saat berbuka. Dalam kondisi metabolisme normal justru susu dapat menyerap zat gizi oleh tubuh bisa maksimal. Minum susu UHT atau susu murni lainnya akan meningkatkan asupan kalsium dan vitamin D tambahan dengan catatan tidak dicampurkan dengan makanan atau minuman lainnya. Karena hal itu akan menghambat kalsium yang terkandung pada susu.