
Belakangan ini, media sosial ramai dengan unggahan para selebritas Indonesia yang tampak asyik bermain olahraga raket yang belum terlalu familiar yaitu padel. Dari Nagita slavina, Aurel hermansyah, sampai Syifa Hadju dan Davina Karamoy, banyak artis papan atas yang mulai rutin menjajal olahraga yang satu ini. Bukan tanpa alasan, padel memang dikenal sebagai olahraga yang seru, cepat, dan bikin nagih. Kombinasi antara tenis, squash, dan bulu tangkis ini menawarkan pengalaman bermain yang unik cocok untuk kamu yang ingin olahraga tapi tetap fun.
Namun apa sebenarnya olahraga padel itu? Kenapa bisa sedemikian viral, dan apa manfaat kesehatannya? Yuk, simak fakta menarik seputar padel, olahraga yang bukan cuma jadi tren tapi juga menyehatkan tubuh!
Apa itu Padel?
Padel merupakan olahraga raket dinamis yang menggabungkan unsur tenis, squash, dan bulu tangkis. Olahraga ini berasal dari negara Meksiko dan mulai ada pada akhir 1960-an. Olahraga ini menyebar cepat dan populer dibeberapa negara berbahasa spanyol, alasannya karena olahraga ini memiliki sifat yang mudah bagi pemula, permainannya sepat, strategis dan sangat adiktif. Umumnya, padel dimainkan secara ganda. Tujuan permainan ini adalah memenangkan 2 dari 3 set untuk memenangkan pertandingan. Satu set terdiri dari 6 game dan skornya sama seperti tenis: 15, 30, 40, dan game. Lapangan padel sendiri dirancang khusus dan berbeda dari olahraga kecil pada umumnya yaitu disekeliling lapangannya berdinding kaca. Aturan permainnya sangat mirip dengan tenis sehingga kadang sulit untuk membedakannya secara langsung.
Beda Padel dan Tenis?
Meskipun terlihat mirip dan serupa karena menggunakan bola kecil, padel dan tenis memiliki beberapa perbedaan, walaupun umumnya perbedaan yang terlihat terletak pada bentuk raketnya saja, berikut adalah perbedaan padel dan tenis secara lebih spesifik:
Kriteria Padel Tenis Kesulitan Awal Umumnya lebih mudah dipelajari Kurva pembelajaran yang lebih curam Ukuran Lapangan Lebih kecil (10m x 20m) Lebih besar (10,97m x 23,77m untuk ganda) Bentuk Lapangan Dikelilingi oleh dinding kaca/jaring Ruang terbuka, dibatasi oleh garis, tanpa dinding Raket/Dayung Dayung padat tanpa tali dengan lubang Raket bertenar Bola Mirip dengan bola tenis, tetapi dengan tekanan yang lebih sedikit Bola tenis standar Aturan Servis Underhand, di bawah pinggang Atas Penggunaan Dinding Bagian integral dari permainan (bola dapat memantul dari dinding) Dinding tidak boleh dimasuki Format Permainan Hampir secara eksklusif ganda Tunggal dan ganda Fokus Permainan Strategi, tendangan voli, sudut yang tepat Kekuatan, kecepatan, daya tahan, pukulan dasar
Fakta Menarik Seputar Padel
- Mainnya Serius, Tapi Tetap Fun
Salah satu alasan kenapa padel begitu digandrungi banyak orang, termasuk para selebritas, adalah karena permainannya intens tapi tetap menyenangkan. Kamu akan bergerak aktif, mengejar bola, menyusun strategi bareng partner, tapi tetap bisa tertawa seru-seruan. Nggak heran, padel sering dijadikan pilihan olahraga bareng sahabat atau pasangan. - Kaya Akan Strategi
Walaupun kelihatan simpel, padel ternyata butuh strategi yang matang lho. Karena lapangannya dikelilingi kaca, kamu bisa memanfaatkan pantulan bola untuk mengecoh lawan. Jadi bukan cuma soal fisik, tapi juga kepintaran membaca permainan. - Cepat Dikuasai oleh Pemula
Menurut review dari Women’s Health UK, padel jadi olahraga yang mudah dikuasai bahkan bagi pemula yang belum pernah main raket-raketan sekalipun. Aturan mainnya mudah dipahami, dan karena raketnya lebih pendek dan ringan dari raket tenis, kontrol bola pun jadi lebih gampang. - Lebih Aman untuk Sendi
Karena lapangan padel lebih kecil dan permainannya banyak mengandalkan strategi daripada tenaga, gerakan dalam padel cenderung lebih terkontrol. Ini membuat padel termasuk olahraga low-impact yang ramah buat sendi dan lebih minim risiko cedera dibanding olahraga kompetitif lainnya seperti basket atau futsal.

Manfaat padel untuk kesehatan
- Menurunkan Risiko Penyakit Jantung
Menurut Harvard Health Publishing, olahraga raket (termasuk padel) dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit jantung hingga 56%. Hal ini karena aktivitas fisik saat bermain membantu meningkatkan kesehatan jantung dan memperlancar aliran darah. - Meningkatkan Keseimbangan dan Koordinasi
Saat main padel, kamu terus bergerak, berpindah arah, dan menyesuaikan posisi badan dengan cepat. Hal ini melatih koordinasi mata-tangan dan keseimbangan tubuh secara signifikan, apalagi saat kamu harus memukul bola pantulan dari dinding kaca. - Bakar Kalori Tanpa Terasa Berat
Padel bisa membakar sekitar 400-600 kalori per jam tergantung intensitasnya. Bedanya dengan olahraga berat lainnya, padel terasa lebih ringan dan menyenangkan karena dimainkan berpasangan dan penuh interaksi sosial. - Redakan Stres dan Tingkatkan Mood
Nggak cuma tubuh, mental juga dapat bonusnya! Karena dimainkan bareng pasangan atau teman, padel bisa jadi ajang pelepas stres. Kamu bergerak aktif, tertawa, sekaligus merangsang produksi endorfin yang bikin mood makin happy.
Baca artikel lainnya
Kenapa Padel Bisa Jadi Tren?
Alasan padel cepat viral nggak cuma karena artis yang main, tapi karena padel cocok banget buat gaya hidup urban sekarang yang pengen sehat, pengen happy, tapi waktunya terbatas. Main padel itu cukup 1-1,5 jam tapi manfaatnya maksimal. Belum lagi, karena harus main berdua, olahraga ini juga bisa mempererat hubungan sosial baik itu pertemanan, pasangan, atau relasi kerja. Jadi, kalau kamu lagi cari olahraga baru yang nggak ribet, seru, sekaligus sehat, mungkin ini saatnya kamu ikut hype-nya padel. Siapa tahu, ketagihan juga kayak para selebritas!
Nah, biar hasilnya makin nyata, kamu bisa lho membuktikan langsung perbedaannya sebelum dan sesudah rutin main padel dengan bantuan timbangan komposisi tubuh. Alat ini bisa memantau kadar lemak, massa otot, hingga tingkat hidrasi tubuh kamu secara detail. Dan kabar baiknya, Galeri Medika punya banyak pilihan timbangan komposisi tubuh yang 100% original, bergaransi resmi, dan bisa dikirim ke seluruh Indonesia pakai ekspedisi terpercaya. Selain itu juga, Galeri Medika juga menyediakan berbagai alat kesehatan lainnya untuk mendukung gaya hidup sehatmu.
https://www.health.harvard.edu/blog/racket-sports-serve-up-health-benefits-2017060911780
https://www.womenshealthmag.com/uk/fitness/a44300556/padel-review/
https://health.clevelandclinic.org is-pickleball-good-exercise
https://withasa.com/padel-vs-tennis-understanding-the-rules-courts-and-gameplay/
https://www.padelnewzealand.org.nz/what-is-padel




