Lagi cari cara olahraga yang mudah tapi hasilnya nyata? Dan siapa bilang olahraga harus selalu berat dan bikin ngos-ngosan? Di Jepang, ada metode berjalan kaki unik yang justru terbukti efektif menjaga kesehatan, namanya Japanese Walking. Sekilas memang hanya jalan kaki, tapi cara ini menggabungkan jalan cepat dan lambat dalam pola tertentu sehingga manfaatnya bisa lebih terasa, baik untuk fisik maupun mental. Menariknya, metode ini lahir dari penelitian para ahli di Jepang yang ingin menjadikan aktivitas sederhana seperti berjalan kaki punya dampak sebesar olahraga intens lho. Yuk kenal lebih jauh japanese walking dan manfaatnya untuk kesehatan kamu.

Apa Itu Japanese Walking?

Japanese Walking atau dalam bahasa Indonesia jalan kaki ala jepang, merupakan suatu bentuk olahraga yang menggabungkan antara gaya berjalan cepat dan lambat secara bergantian, pada aturannya melibatkan interval lambat dan cepat secara bergantian selama kurang lebih hitungan menit dengan total setengah jam. Japanese Walking dikembangkan oleh para peneliti di Jepang pada awal tahun 2000-an sebagai cara untuk menjadikan jalan kaki sebagai bentuk olahraga yang lebih efektif.

Cara mudah berjalan kaki ala jepang atau japanese walking:

  • 3 menit jalan cepat (sekitar 70% dari kapasitas aerobik puncak Anda)
  • 3 menit jalan lambat (sekitar 40% dari kapasitas aerobik puncak Anda)
  • Ulangi siklus ini selama total 30 menit per sesi

Namun mengapa intervalnya harus tiga menit?, dalam penelitian pada verywellhealth awal interval tiga menit dipilih karena para lansia mulai lelah pada durasi tersebut. Meskipun tidak ada yang secara khusus dan istimewa pada angka tersebut, namun itulah durasi yang paling umum digunakan dalam studi.

Berikut perbedaan singkat jalan biasa dengan japanese walking:

AspekJalan Kaki BiasaJapanese Walking
FokusJumlah langkahKualitas langkah dan postur
TeknikBebasTerstruktur (postur & napas)
IntensitasStabilVariatif (interval)
HasilUmumLebih terasa secara menyeluruh
Belum Pernah Dengar Japanese Walking? Ini Alasan Kamu Perlu Coba

Japanese Walking vs Lari: Mana Yang Paling Baik?

Baik jalan kaki maupun lari merupakan aktivitas yang baik karena memberikan manfaat bagi kesehatan jantung. Lari memang lebih intens, sehingga bisa memberikan manfaat yang besar untuk jantung, tapi beberapa penelitian menunjukan jika dilakukan terlalu sering atau berlebihan, terutama oleh orang yang tidak terbiasa atau punya masalah jantung, hal tersebut justru bisa berisiko.

Menurut Dr. Martin Binks dari Universitas George Mason, olahraga terbaik adalah yang bisa kamu lakukan secara konsisten. Kalau kamu suka jalan cepat atau lari dan tubuhmu kuat melakukannya, silakan. Tapi jalan kaki biasa yang dilakukan rutin pun sudah sangat bermanfaat.

Apa Istimewanya Japanese Walking?

Menurut Dr. Anahita Kalianivala, seorang psikolog klinis di Reno, Nevada, jalan kaki interval tidak hanya bermanfaat untuk fisik, tapi juga untuk kesehatan mental. Bahkan Menurut jurnal pubmed latihan jalan cepat dengan jeda (interval) dapat membantu mencegah kenaikan tekanan darah seiring bertambahnya usia, serta menjaga kekuatan otot paha dan daya tahan tubuh. Berikut mannfaat lain dari japanese walking:

  1. Peningkatan Kesehatan Kardiovaskular
    Dalam studi tahun 2007, tim Universitas Shinshu Masuki menemukan bahwa peserta yang menggunakan metode berjalan Jepang selama 30 menit atau lebih per hari setidaknya empat kali seminggu meningkatkan kapasitas aerobik puncak mereka untuk berjalan sebesar 9 persen setelah lima bulan.
  2. Mengurangi Risiko Penyakit Terkait Gaya Hidup (LSD)
    Latihan jalan kaki interval secara rutin terbukti efektif menurunkan risiko penyakit seperti diabetes tipe 2 dan penyakit jantung. Studi tahun 2019 di Mayo Clinic Proceedings menunjukkan bahwa peserta yang melakukan IWT 30 menit, empat kali seminggu selama lima bulan, mengalami penurunan rata-rata 17% pada skor kesehatan yang mencakup tekanan darah, IMT, gula darah, dan kolesterol.
  3. Peningkatan Pembakaran Kalori
    Latihan interval membakar lebih banyak kalori dibanding olahraga dengan intensitas stabil karena tubuh bekerja lebih keras dan membutuhkan lebih banyak energi. Menurut pelatih jalan kaki Joyce Shulman, latihan ini juga menimbulkan efek afterburn yaitu tubuh terus membakar kalori bahkan setelah olahraga selesai. Jadi, jika ingin pembakaran kalori maksimal saat jalan kaki, metode jalan kaki ala Jepang layak dicoba.

Tips Memulai Japanese Walking

Japanese walking umumnya adalah olahraga yang mudah tak perlu banyak persiapan karena seperti berjalan namum menggunakan interval. Namun berikut tips untuk kamu yang baru mau memulai japanese walking:

  • Kenakan sepatu dan pakaian yang nyaman
  • Cari waktu yang tepat untuk berolahraga, bisa di pagi atau sore hari
  • Mulailah dengan pemanasan supaya otot dan persendian lebih siap
  • Jangan lupa minum untuk jaga hidrasi

Supaya kamu benar-benar bisa merasakan perbedaannya. Baik sebelum dan sesudah rutin melakukan japanese walking. coba deh pantau progres tubuhmu pakai timbangan komposisi tubuh dan juga alat kesehatan lainnya seperti tensimeter dan alat cek darah. Alat seperti timbangan komposisi tubuh bisa memberikan data lengkap mulai dari kadar lemak, massa otot, hingga tingkat hidrasi. Kabar baiknya, kamu bisa menemukan berbagai pilihan timbangan komposisi tubuh yang asli, bergaransi resmi, dan siap dikirim ke seluruh Indonesia di Galeri Medika. Nggak cuma itu, Galeri Medika juga menyediakan beragam alat kesehatan lain yang bisa bantu mendukung gaya hidup sehat kamu.

Klik Untuk Lihat Sumber>

https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/17605959/
https://www.everydayhealth.com/fitness/japanese-walking-is-a-fast-way-to-boost-your-health/
https://www.verywellhealth.com/japanese-walking-11746400
https://www.verywellhealth.com/japanese-walking-vs-running-11784468
https://www.womenshealthmag.com/fitness/a65464660/japanese-walking-interval-method/e.