Seafood atau makanan laut merupakan salah satu pilihan sumber protein hewani yang populer dan sering direkomendasikan oleh pakar kesehatan. Ketika dikonsumsi secara tepat dan seimbang, seafood tidak hanya memenuhi kebutuhan protein tubuh, tetapi juga menyediakan banyak nutrisi penting lainnya yang bermanfaat bagi kesehatan secara keseluruhan.

Seafood sebagai Sumber Protein Berkualitas

Protein adalah makronutrien esensial yang berperan dalam pertumbuhan, perbaikan jaringan, produksi enzim, dan fungsi sistem imun. Seafood, termasuk ikan dan udang, merupakan sumber protein berkualitas tinggi yang mudah dicerna dan mengandung semua asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh. Sebagai contoh, 100 gram udang matang mengandung sekitar 24 gram protein. Angka yang cukup signifikan untuk mendukung kebutuhan harian protein seseorang.

Nutrisi Tambahan yang Menyertai Protein Seafood

Selain protein, seafood kaya akan berbagai nutrisi lain yang penting untuk kesehatan:

  • Asam Lemak Omega-3
    Seafood, terutama ikan berlemak seperti salmon, sarden, dan makarel, mengandung asam lemak omega-3 (EPA dan DHA) yang telah terbukti bermanfaat untuk kesehatan jantung dan otak. Omega-3 dapat membantu menurunkan peradangan dan risiko penyakit jantung bila dimasukkan dalam diet secara teratur.
  • Vitamin dan Mineral
    Seafood juga menyediakan vitamin B12, selenium, zinc, dan mineral lainnya yang berperan dalam fungsi saraf, metabolisme, dan sistem imun tubuh. Kombinasi ini menjadikan seafood bukan hanya sumber protein, tetapi juga paket nutrisi yang lengkap.
seafood sebagai sumber protein

Manfaat Kesehatan Seafood

Berikut beberapa manfaat kesehatan yang terkait dengan konsumsi seafood:

  • Menyehatkan Jantung
    Ikan kaya omega-3 membantu menjaga kesehatan jantung dengan menurunkan kadar trigliserida dan peradangan serta memperbaiki fungsi pembuluh darah. American Heart Association merekomendasikan setidaknya dua porsi ikan per minggu sebagai bagian dari diet sehat jantung.
  • Mendukung Fungsi Otak
    Omega-3, terutama DHA, merupakan komponen penting di otak dan retina. Asupan yang cukup dapat mendukung fungsi kognitif dan kesehatan mata.
  • Menambah Kualitas Nutrisi Tanpa Banyak Lemak Jenuh
    Sebagian besar seafood relatif rendah lemak jenuh dan kalori dibandingkan sumber protein hewani lain seperti daging merah. Ini membuatnya pilihan baik bagi mereka yang ingin menjaga atau menurunkan berat badan.

Risiko dan Tantangan Konsumsi Seafood

Meskipun banyak manfaatnya, seafood juga bukan tanpa risiko terutama jika dikonsumsi atau diolah secara tidak tepat.

  • Alergi Seafood
    Beberapa orang mengalami reaksi alergi terhadap seafood, terutama terhadap shellfish (kerang, udang, kepiting). Alergi ini dapat menyebabkan gejala dari ringan seperti kulit gatal hingga reaksi yang mengancam jiwa (anafilaksis).
  • Risiko Kontaminasi dan Bakteri
    Seafood mentah atau yang tidak dimasak sempurna dapat mengandung bakteri berbahaya atau parasit yang memicu keracunan makanan. Misalnya, tiram mentah dapat membawa bakteri yang menyebabkan penyakit jika tidak dimasak dengan baik.
  • Menambah Kualitas Nutrisi Tanpa Banyak Lemak Jenuh
    Sebagian besar seafood relatif rendah lemak jenuh dan kalori dibandingkan sumber protein hewani lain seperti daging merah. Ini membuatnya pilihan baik bagi mereka yang ingin menjaga atau menurunkan berat badan.
  • Paparan “Forever Chemicals” (PFAS) dan Polutan Lain
    Studi terbaru menunjukkan bahwa diet tinggi seafood bisa meningkatkan paparan terhadap zat kimia industri yang dikenal sebagai PFAS atau “forever chemicals”, yang dapat bertahan lama di tubuh dan dikaitkan dengan berbagai gangguan kesehatan.
  • Risiko Kolesterol dan Metabolisme Lipid
    Beberapa jenis seafood, seperti udang dan cumi-cumi, memiliki kandungan kolesterol yang tinggi sehingga perlu dikonsumsi dalam porsi yang bijak, terutama bagi orang dengan kondisi kolesterol tinggi. Metode memasak tertentu seperti digoreng juga bisa menambah lemak jenuh yang kurang sehat.
seafood sebagai sumber protein

Cara Konsumsi yang Tepat untuk Maksimalkan Manfaat

Agar seafood benar-benar sehat, konsumsi harus bijak. Berikut tips praktis:

  • Pilih Jenis yang Tepat: Prioritaskan ikan berlemak untuk manfaat omega-3. Hindari ikan predator besar seperti king mackerel atau swordfish yang tinggi merkuri, terutama untuk anak-anak dan wanita hamil, karena merkuri dapat merusak saraf.
  • Metode Memasak: Pilih cara panggang, kukus, atau rebus daripada goreng dalam minyak banyak, yang menambah kalori dan lemak jenuh. Ini menjaga kandungan omega-3 tetap utuh dan membantu mengontrol kolestrol.
  • Frekuensi dan Porsi: Konsumsi 2-3 porsi per minggu (sekitar 100-150 gram per porsi) sesuai rekomendasi WHO. Jika Anda memiliki riwayat kolestrol tinggi, konsultasikan dengan dokter untuk dosis yang tepat.
  • Variasi dan Kesegaran: Gabungkan dengan sayuran hijau untuk serat tambahan yang membantu menurunkan kolestrol. Pastikan seafood segar atau beku berkualitas untuk menghindari kontaminan.

Tips Memilih Seafood yang Segar dan Aman

Kualitas seafood sangat menentukan manfaat kesehatan yang diperoleh. Seafood yang tidak segar berisiko menurunkan nilai gizi dan meningkatkan potensi kontaminasi. Beberapa ciri seafood segar yang perlu diperhatikan antara lain:

  • Ikan segar memiliki mata jernih, insang berwarna merah cerah, daging kenyal, dan aroma laut yang ringan (tidak amis menyengat).
  • Udang dan kerang sebaiknya memiliki cangkang utuh, tidak berlendir berlebihan, dan tidak berbau asam.
  • Jika membeli seafood beku, pastikan kemasan tidak rusak dan tidak terdapat kristal es berlebihan yang menandakan proses pencairan ulang (refreezing).

Memilih seafood dari sumber terpercaya dan memiliki standar keamanan pangan yang baik juga sangat dianjurkan.

Seafood merupakan sumber protein hewani berkualitas tinggi yang kaya akan omega-3, vitamin, dan mineral penting bagi tubuh. Jika dikonsumsi dengan cara yang tepat, seafood dapat memberikan manfaat besar bagi kesehatan jantung, otak, dan metabolisme tubuh secara keseluruhan. Namun, di balik manfaat tersebut, terdapat risiko yang perlu diperhatikan, khususnya terkait kandungan kolesterol pada beberapa jenis seafood seperti udang dan cumi, terutama bila dikonsumsi berlebihan atau diolah dengan metode yang kurang sehat.

Oleh karena itu, penting untuk mengimbangi konsumsi seafood dengan pola makan seimbang, pemilihan metode memasak yang sehat, serta pemantauan kondisi kesehatan secara rutin. Memeriksa kadar kolesterol secara berkala menjadi langkah preventif yang bijak, terutama bagi individu dengan riwayat kolesterol tinggi atau gangguan metabolik.

Untuk mendukung upaya tersebut, Galeri Medika hadir sebagai toko alat kesehatan lengkap yang menyediakan berbagai alat kesehatan 100 persen original, mulai dari alat cek kolesterol, tensimeter, hingga perlengkapan kesehatan lainnya, dengan layanan pengiriman ke seluruh Indonesia.

Yuk, mulai jaga kesehatan Anda dari sekarang! Pantau kadar kolesterol secara rutin dan temukan alat kesehatan terpercaya sesuai kebutuhan Anda di Galeri Medika, agar konsumsi seafood tetap aman dan manfaat kesehatannya bisa dirasakan secara optimal dalam jangka panjang.

Klik Untuk Lihat Sumber>

https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/heart-disease/in-depth/omega-3/art-20045614?utm
https://www.medicalnewstoday.com/articles/protein-in-shrimp?utm
https://www.medicalnewstoday.com/articles/high-seafood-diets-forever-chemicals?utm
https://www.medicalnewstoday.com/articles/oysters?utm
http://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/shellfish-allergy/symptoms-causes/syc-20377503?utm