Profesi bidan memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga keselamatan dan kesejahteraan ibu serta bayi, mulai dari pemeriksaan kehamilan hingga proses persalinan dan masa pemulihan. Untuk dapat memberikan pelayanan yang optimal, seorang bidan perlu menyiapkan berbagai peralatan medis yang lengkap dan sesuai standar.

Artikel ini membahas daftar peralatan wajib yang perlu dimiliki oleh bidan pada tahun 2025 berdasarkan pedoman kebidanan.

Mengapa Peralatan Esensial Penting?

Ketersediaan peralatan kebidanan yang memadai berpengaruh langsung terhadap kualitas pelayanan. Penelitian yang diterbitkan di MDPI Journal of Midwifery and Reproductive Health menunjukkan bahwa keterbatasan alat seperti monitor tekanan darah atau alat pengukur detak jantung janin dapat menghambat proses pemeriksaan kehamilan secara efektif.

Pedoman dari International Confederation of Midwives (ICM) juga menekankan pentingnya kesiapan peralatan dan kompetensi bidan agar dapat memberikan asuhan kebidanan yang aman dan berkualitas (ICM Education Standards, 2023). Oleh karena itu, daftar peralatan berikut menjadi acuan penting dalam praktik profesional seorang bidan.

perlengkapan bidan

Peralatan Bidan untuk Layanan Kesehatan Optimal

Berikut ini adalah peralatan utama yang perlu disiapkan oleh bidan, baik yang bekerja di fasilitas kesehatan maupun praktik mandiri.

PeralatanFungsi UtamaKeterangan dan Tips Memilih
Stetoskop Dual HeadDigunakan untuk mendengarkan detak jantung ibu, janin, serta pernapasan.Pilih stetoskop dengan suara yang jernih dan nyaman digunakan dalam jangka waktu lama.
Doppler Janin PortabelMemantau detak jantung janin selama masa kehamilan dan persalinan.Pilih alat doppler yang memiliki layar digital dan daya baterai tahan lama. Penelitian di BMC Pregnancy and Childbirth (2025) menegaskan pentingnya doppler dalam deteksi dini gangguan janin.
Tensimeter dan StetoskopMengukur tekanan darah ibu hamil untuk mendeteksi preeklamsia.Gunakan tensimeter yang sudah terkalibrasi dengan ukuran manset sesuai lingkar lengan pasien.
Termometer DigitalMengukur suhu tubuh ibu atau bayi secara cepat dan akurat.Termometer inframerah dapat menjadi pilihan tambahan karena higienis dan mudah digunakan.
Pulse OximeterMengukur kadar oksigen dalam darah ibu dan bayi.Alat ini penting dalam situasi pascapersalinan atau ketika ibu mengalami gangguan pernapasan.
Penlight MedisMembantu pemeriksaan mata, mulut, dan luka dengan cahaya fokus.Pilih penlight berbahan logam dengan cahaya LED yang tidak menyilaukan.
Peralatan Persalinan Steril (Delivery Set)Digunakan saat proses persalinan untuk menjaga kebersihan dan mencegah infeksi.Pastikan berisi gunting tali pusat, klem, kasa steril, dan sarung tangan steril.
Alat Pelindung Diri (APD)Melindungi bidan dan pasien dari risiko infeksi.Gunakan sarung tangan, masker medis, dan pelindung wajah sesuai pedoman Kemenkes RI tentang Pencegahan Infeksi (2023).
Gunting Medis dan Pinset SterilMembantu tindakan kecil seperti episiotomi atau perawatan luka.Gunakan bahan stainless steel dengan kualitas medis.
Buku Catatan Medis atau Aplikasi DigitalMencatat hasil pemeriksaan dan perkembangan kondisi ibu serta bayi.Catatan yang rapi menjadi bukti legal dan mendukung evaluasi layanan.
Tas Medis atau Kotak PeralatanMenyimpan dan membawa alat agar tetap steril dan mudah dijangkau.Pilih tas tahan air dengan kompartemen terpisah antara alat bersih dan alat kotor.
perlengkapan bidan

Peralatan Tambahan yang Dianjurkan

Selain alat utama di atas, beberapa perlengkapan tambahan juga disarankan untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan praktik kebidanan.

Peralatan tersebut antara lain oximeter, termometer inframerah, antiseptik, hand sanitizer, lampu kepala medis, serta peralatan untuk resusitasi bayi. Semua alat ini dapat membantu bidan memberikan asuhan dengan lebih cepat dan akurat, terutama di daerah dengan sumber daya terbatas.

Tips Menyiapkan dan Merawat Alat Kebidanan

  • Utamakan kualitas. Pilih alat yang tahan lama dan telah tersertifikasi medis.
  • Kalibrasi secara rutin. Alat seperti tensimeter dan doppler perlu diperiksa agar hasilnya tetap akurat.
  • Jaga kebersihan. Bersihkan alat setiap kali selesai digunakan untuk mencegah penularan infeksi.
  • Simpan dengan benar. Gunakan wadah steril dan pisahkan alat sekali pakai dari alat yang dapat digunakan kembali.

Peralatan kebidanan bukan hanya sarana kerja, tetapi juga bagian penting dari tanggung jawab profesional seorang bidan. Dengan mempersiapkan alat yang lengkap dan berkualitas, bidan dapat memberikan pelayanan yang aman, cepat, dan efektif bagi ibu serta bayi.

Memiliki daftar peralatan yang terencana dengan baik juga membantu bidan meningkatkan kepercayaan pasien dan mendukung praktik yang sesuai standar nasional maupun internasional.

Klik Untuk Lihat Sumber>

https://www.google.com/url?sa=t&source=web&rct=j&opi=89978449&url=https://jmrh.mums.ac.ir/&ved=2ahUKEwi3od3o-uGQAxXP4zgGHQ5ZIWsQFnoECBgQAQ&usg=AOvVaw2ioSSyzYgGjxG6-vKen8LP
https://platform.who.int/docs/default-source/mca-documents/policy-documents/guideline/MLT-MN-48-01-GUIDELINE-2013-eng-01-MIDWIFERY-SKILLS-GIUDELINES-A-Guide-for-Midwifery-Skills-Issue-1-May-2013.pdf
https://cascadehealth.com/blog/essential-tools-all-midwives-should-be-trained-to-use/?srsltid=AfmBOoqWKuWlaM1CUDthZS9boVjdfzmqrh8Ou7_0nZ73t4DbuZfWKn6n
https://bmcpregnancychildbirth.biomedcentral.com/articles?searchType=journalSearch&sort=PubDate&page=20#:~:text=Live%20births%20and%20deaths%20of%20neonates%20born,neonatal%20deaths%2C%20the%20absolute%20number%20remains%20significant