
Makan kencur mungkin terdengar agak asing buat sebagian orang. Aromanya kuat, rasanya khas, dan sering dianggap “terlalu jamu.” Tapi ternyata, kebiasaan sederhana ini justru sering dilakukan oleh beberapa artis sebelum naik panggung. Salah satunya adalah Yura Yunita. Ia kerap membagikan momen makan kencur sebelum konser atau bernyanyi. Bahkan, video ASMR makan kencur-nya sempat ramai dibicarakan dan bikin banyak orang penasaran. Terus muncul pertanyaan, emangnya kencur punya manfaat apa, sih?
Banyak orang percaya kencur bisa membantu melegakan napas, menghangatkan tenggorokan, dan bikin badan terasa lebih segar sebelum tampil. Nggak heran kalau kencur sering jadi “senjata rahasia” buat menjaga performa suara. Apakah manfaatnya benar-benar terasa atau cuma efek sugesti?

Kencur, Rempah Lokal yang Sering Diremehkan
Mendengar kata kencur, kebanyakan orang langsung teringat pada jamu. Ya, kencur memang identik dengan beras kencur, salah satu jamu tradisional paling populer di Indonesia. Namun, kencur bukan sekadar pelengkap jamu. Kencur adalah herba tradisional yang telah lama dikenal dalam pengobatan herbal Asia Tenggara karena aromanya yang kuat, rasanya yang khas, serta khasiat terapeutiknya. Secara ilmiah, kencur dikenal sebagai Kaempferia galanga, anggota famili Zingiberaceae, satu keluarga dengan jahe dan lengkuas yang terkenal akan rimpang aromatiknya.
Ciri utama kencur terletak pada rimpangnya yang ramping dan berada di bawah tanah. Saat dihancurkan, kencur mengeluarkan aroma hangat, pedas, dan tajam. Tanamannya memiliki daun memanjang berbentuk tombak dengan permukaan mengilap yang tumbuh dari pangkal rumpun. Berasal dari kawasan tropis Asia Tenggara seperti Indonesia, Thailand, dan Malaysia, kencur telah digunakan selama berabad-abad dalam kuliner dan pengobatan tradisional. Tanaman ini tumbuh optimal di iklim hangat dan lembap dengan tanah berdrainase baik, sering dibudidayakan di kebun rumah hingga pertanian skala besar karena perawatannya yang relatif mudah.
Kandungan Senyawa pada Kencur
Manfaat kencur tidak lepas dari komposisi kimianya yang kompleks. Senyawa bioaktif di dalamnya bukan hanya membentuk aroma dan rasa, tetapi juga berperan dalam efek terapeutik. Beberapa kandungan utama kencur antara lain:
-
Etil p-Metoksikinnamat
Senyawa utama yang memberi aroma pedas khas kencur. Memiliki sifat anti-inflamasi, antimikroba, dan antioksidan untuk membantu mengurangi peradangan dan melindungi sel tubuh. -
Asam p-Metoksikinnamat
Berperan dalam aroma herbal kencur dan memiliki aktivitas antioksidan yang membantu melindungi sel dari kerusakan oksidatif. -
1,8-Sineol (Eukaliptol)
Memberikan efek lega dan menenangkan, bermanfaat untuk kesehatan pernapasan, meredakan nyeri otot, serta bersifat anti-inflamasi dan antimikroba. -
β-Sesquiphellandrene
Senyawa yang mendukung rasa khas kencur dan dipercaya membantu mengurangi peradangan serta mendukung sistem imun. -
Flavonoid
Antioksidan alami yang membantu melawan radikal bebas, mengurangi stres oksidatif, serta mendukung kesehatan jantung dan pembuluh darah. -
Senyawa Fenolik
Memiliki efek antioksidan, anti-inflamasi, dan antimikroba yang berperan dalam menjaga kesehatan sel dan tubuh secara keseluruhan. -
Minyak Atsiri & Terpenoid
Memberikan aroma khas kencur dan memiliki manfaat sebagai antimikroba, pereda nyeri, serta efek menenangkan.

Kencur & Ritual Artis: Benarkah Menjaga Suara?
Yura Yunita dikenal memiliki kebiasaan makan kencur sebelum tampil bernyanyi. Ritual ini sering ia bagikan melalui media sosial dan menarik perhatian publik. Banyak yang kemudian penasaran dan ingin mencoba, tapi muncul pertanyaan apakah ini hanya sugesti? Menurut penelitian yang dipublikasikan di PubMed, kencur mengandung senyawa volatil seperti eucalyptol (1,8-sineol) yang berperan dalam membantu memperbaiki fungsi paru dan meredakan peradangan pada saluran pernapasan. Efek ini dapat membuat napas terasa lebih lega, yang secara tidak langsung membantu kenyamanan saat bernyanyi dan berbicara.
Manfaat Kencur untuk Kesehatan
Selain dikenal sebagai penjaga suara, kencur juga memiliki berbagai manfaat kesehatan lain, di antaranya:
- Meredakan Gangguan Pencernaan
Bertindak sebagai karminatif dan stomakik untuk membantu mengurangi kembung serta ketidaknyamanan pada lambung.- Mengurangi Stres Oksidatif
Kandungan antioksidannya membantu menangkal radikal bebas dalam tubuh.- Potensi Kemopreventif
Menunjukkan kemampuan dalam membantu menghambat proliferasi sel kanker.- Memiliki Sifat Antimikroba
Minyak atsiri dan ekstraknya dapat mendukung sistem imun serta membantu melawan berbagai mikroorganisme.
Kencur sebagai Anti-Inflamasi, Benarkah?
Kehadiran flavonoid dan terpenoid dalam kencur memberikan efek anti-inflamasi yang cukup kuat. Sifat ini bermanfaat bagi penderita peradangan kronis, termasuk rematik. Sebuah penelitian dari International Journal of Science and Healthcare Research menyebutkan bahwa ekstrak Kaempferia galanga L. memiliki efektivitas yang sebanding dengan meloxicam dalam pengobatan osteoartritis lutut. Hal ini menunjukkan potensi kencur sebagai alternatif herbal untuk membantu meredakan nyeri dan peradangan sendi.
Selain mengonsumsi kencur, penggunaan alat kesehatan pendukung juga dapat membantu mengurangi keluhan osteoartritis dan meningkatkan kenyamanan aktivitas harian. berikut rekomendasi alat kesehatan untuk keluhan osteoartritis lutut:

Deker Lutut Oppo 2022

Deker Lutut Variteks 894

Deker Lutut Variteks 898
Rekomendasi Cara Konsumsi Kencur
Kencur bisa dinikmati dengan berbagai cara yang lebih akrab di lidah masyarakat Indonesia:
- Wedang Kencur, Mirip wedang jahe, dengan tambahan kencur sebagai bahan utama.
- Jamu Beras Kencur, Campuran beras yang dihaluskan dengan kencur.
- Sambal Kencur, Perpaduan kencur, cabai, dan bumbu penyedap.
- Seblak, Meski berbahan utama kerupuk, aroma kencur menjadi ciri khas yang tak tergantikan. Namun perlu diketahui memakan seblak harus sesuai porsi dan tidak boleh terlalu sering.
Kencur mungkin terlihat sederhana dan sering dianggap remeh. Namun di balik aromanya yang tajam, tersimpan berbagai manfaat mulai dari membantu pernapasan, menjaga kenyamanan suara, hingga berpotensi sebagai anti-inflamasi alami. Tak heran jika rempah lokal ini tetap bertahan dari generasi ke generasi, baik sebagai jamu, bumbu masakan, maupun rahasia kecil para penyanyi sebelum naik panggung. Jika kamu ingin mencari alat kesehatan untuk keluhan osteoartritis kamu bisa gunakan rekomendasi diatas, kamu bisa dapatkan di toko alat kesehatan terpercaya salah satunya adalah Galeri Medika yang banyak menjual alat kesehatan yang 100% original dan bisa dikirim ke seluruh Indonesia.
https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/12645832/
https://ijshr.com/IJSHR_Vol.2_Issue.4_Oct2017/IJSHR006.pdf
https://fitforthesoul.com/all-about-kaempferia-galanga-aromatic-ginger-benefits-and-uses/
https://vitalibrary.com/kencur-health-benefits-culinary/#google_vignette
https://www.researchgate.net/publication/333595267_Aromatic_ginger_Kaempferia_galanga_L_extracts_with_ameliorative_and_protective_potential_as_a_functional_food_beyond_its_flavor_and_nutritional_benefits
https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S2214750019300393
https://www.massgeneralbrigham.org/en/about/newsroom/articles/knee-brace-for-osteoarthritis-what-to-look-for




