
Kalau bicara soal tren kuliner pasti tidak ada habisnya, pasti selalu ada saja yang baru dan unik. Beberapa waktu terakhir, media sosial khususnya tiktok ramai membicarakan makanan bernama jukut goreng. Dari tampilannya karena merupakan sayuran, makanan ini mirip lalapan, tapi dengan sentuhan inovasi baru. Kalau biasanya kita akrab dengan kol goreng yang jadi pasangan pecel ayam atau lele, kali ini selada air alias jukut ikut naik panggung. Jadilah tren kuliner terbaru yang bikin banyak orang ingin mencoba.
Jukut viral bukan cuma tampilannya yang unik, tapi juga rasanya. Jukut goreng ini dikenal gurih dan buat makanan yang dimakan jadi super nikmat. Justru karena rasanya yang bikin nagih, banyak orang sampai lupa kalau ini sebenarnya tetap masuk kategori gorengan. Nah, pertanyaannya aman nggak sih kalau kita sering makan jukut goreng?
Apa Itu Jukut Goreng?
Bagi masyarakat Sunda, kata “jukut” pasti sudah familiar. Dalam bahasa Sunda, jukut artinya adalah sayuran atau rumput. Namun, yang paling sering dimaksud ketika menyebut jukut adalah selada air atau watercress.
Selada air merupakan sayuran hijau yang tumbuh di perairan dangkal, dengan batang kecil renyah dan daun beraroma segar sedikit citrus. Biasanya, selada air ini dimasak dengan cara direbus untuk lalapan atau ditumis ringan. Nah, versi kekinian yang sedang viral adalah jukut goreng, yaitu selada air yang langsung dicelupkan ke minyak panas. Hasilnya adalah sayuran goreng dalam bentuk kering yang kriuk, mirip keripik tipis alami. Biasa disantap bersama olahan makanan seperti pecel ayam dan lele sebagai lalapan.
Kandungan Gizi Selada Air
Sebelum jadi lalapan goreng, selada air dikenal sebagai salah satu sayuran dengan gizi lengkap. Menurut Verywell Fit, selada air punya kandungan nutrisi yang mengesankan, di antaranya:
- Vitamin A Menjaga kesehatan mata dan mendukung sistem imunitas tubuh.
- Vitamin C Berfungsi sebagai antioksidan untuk melawan radikal bebas.
- Vitamin K Penting untuk kesehatan tulang dan membantu proses pembekuan darah.
- Kalsium dan Magnesium Menjaga kepadatan tulang serta mendukung fungsi otot secara optimal.
- Serat Alami Membantu sistem pencernaan dan memberikan rasa kenyang lebih lama.
Selain kaya vitamin dan mineral, selada air juga rendah kalori. Karena itu, sayuran ini sering masuk daftar superfood yang baik dikonsumsi secara rutin.

Lalu, Bagaimana Kalau Digoreng Langsung di Minyak Panas?
Nah, proses menggoreng yang dilakukan oleh beberapa makanan termasuk jukut goreng ini bisa tetap membawa perubahan signifikan pada sayuran ini lho. Menurut Harvard Health Publishing, makanan yang dimasak dengan cara digoreng cenderung menyerap minyak. Hasilnya, kalori jadi meningkat meskipun bahan dasarnya rendah kalori. Jadi, selada air yang awalnya ringan dan sehat bisa berubah jadi camilan yang lebih tinggi lemak.
Healthline (McDonnell, 2023) menambahkan bahwa panas tinggi saat menggoreng juga dapat merusak sebagian vitamin yang sensitif terhadap suhu, seperti vitamin C. Jadi, walaupun bentuknya lebih renyah dan gurih, nilai gizinya tidak akan sama dengan selada air yang direbus atau dimakan segar. Selain itu, risiko utama dari gorengan bukan hanya soal kalori, tapi juga jenis lemak yang masuk ke tubuh. Kalau minyak yang dipakai adalah minyak goreng biasa yang sudah dipakai berulang kali, maka bisa terbentuk lemak trans dan senyawa berbahaya lain yang berpotensi meningkatkan risiko penyakit jantung serta gangguan metabolisme.
Apakah Tetap Boleh Makan Jukut Goreng?
Kabar baiknya, bukan berarti kamu harus menghindari jukut goreng. Selama cara memasaknya diperhatikan, dan porsinya nggak berlebihan, makanan ini tetap bisa dinikmati. Menurut Mayo Clinic dan American Heart Association, ada beberapa cara supaya gorengan jadi sedikit lebih sehat:
- Gunakan Minyak dengan Titik Asap Tinggi Gunakan minyak seperti minyak canola, minyak zaitun light, atau minyak biji bunga matahari karena lebih stabil pada suhu tinggi.
- Jangan Gunakan Minyak Berulang Kali Minyak yang sudah dipakai berkali-kali bisa menghasilkan senyawa berbahaya, jadi sebaiknya hindari penggunaannya ulang.
- Perhatikan Porsi Makan Walaupun berbahan dasar sayur, konsumsi berlebihan tetap bisa membuat asupan kalori harian melonjak.
- Imbangi dengan Sayuran Segar Untuk manfaat maksimal dari selada air, kombinasikan dengan lalapan atau tumisan agar tetap sehat dan seimbang.
Trend makanan jukut goreng memang sedang viral disosial media, meski selada memiliki kandungan yang baik, proses menggoreng tetap menambah minyak dan kalori, serta bisa mengurangi sebagian kandungan gizi aslinya. Karena itu, penting untuk menikmatinya dengan bijak. Ikut tren kuliner boleh, asalkan kita tahu kondisi tubuh sendiri apakah fit untuk mencobanya atau sekadar ikut-ikutan karena rasa penasaran.
Sebagai langkah pencegahan, jangan lupa untuk rutin memantau kesehatan, terutama setelah mencoba makanan viral yang berisiko bila dikonsumsi berlebihan. Kamu bisa menggunakan tensimeter untuk mengecek tekanan darah, atau alat cek darah multi parameter yang mampu mendeteksi kadar gula darah, kolesterol, dan asam urat. Dengan begitu, kita tetap bisa menikmati tren kuliner dengan lebih tenang. Kamu bisa beli alat kesehatan terkait di toko alkes terpercaya, salah satunya galeri medika yang menyediakan alat cek kesehatan berbagai merk dan pastinya original juga memiliki kulaitas yang tak usah diragukan.
https://www.health.harvard.edu/heart-health/how-much-will-fried-foods-harm-your-heart
https://www.healthline.com/nutrition/why-fried-foods-are-bad
https://www.verywellfit.com/how-to-make-veggies-taste-good-3496151
https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/nutrition-and-healthy-eating/expert-answers/cooking-oil/faq-20058170
https://www.heart.org/en/healthy-living/healthy-eating/eat-smart/fats/healthy-cooking-oils




