
Belum lama ini, masyarakat Indonesia dihebohkan dengan kasus yang menimpa seorang anak bernama Raya seorang bocah perempuan yang mengalami infeksi cacing parah hingga tubuhnya mengeluarkan cacing dengan berat mencapai bahkan lebih dari 1 kilogram. Peristiwa ini mengejutkan banyak pihak karena sangat jarang terjadi, terutama pada anak seusia Raya. Berdasarkan pemberitaan yang beredar, kondisi ini diduga kuat akibat kebiasaannya bermain di bawah rumah tanpa pengawasan yang memadai. Ditambah lagi, keterbatasan ekonomi membuat penanganan medis tertunda, hingga infeksi yang dialaminya berkembang menjadi serius.
Kisah pilu ini menyentuh hati banyak orang, terutama karena menimpa anak kecil yang seharusnya masih dalam masa tumbuh kembang. Tak heran, kasus ini memicu kepanikan di kalangan warganet, khususnya gen z, yang ramai-ramai membeli obat cacing sebagai langkah antisipasi. Tapi, sebenarnya apa itu infeksi cacing? Dan bagaimana tanda-tanda awalnya? Yuk simak penjelasan lengkapnya.
Infeksi Cacing Itu Apa?
Infeksi cacing atau helminthiasis adalah penyakit akibat masuknya cacing ke dalam tubuh manusia, terutama di usus. Menurut Pan American Health Organization, Jenis yang paling sering menyerang anak adalah soil-transmitted helminths (STH), meliputi Ascaris lumbricoides (cacing gelang), Trichuris trichiura (cacing cambuk), dan hookworm (cacing tambang). Dikutip dari verywell health, Infeksi dapat terjadi melalui makanan atau air yang terkontaminasi telur cacing, maupun larva yang menembus kulit saat anak bermain tanpa alas kaki di tanah tercemar.
Secara global, infeksi STH atau infeksi cacing tanah ini menjadi masalah kesehatan masyarakat besar, dengan lebih dari 1,5 miliar orang terinfeksi, termasuk jutaan anak-anak. WHO bahkan mencatat anak-anak di wilayah dengan sanitasi buruk memiliki risiko paling tinggi.
Tanda-Tanda Terinfeksi Cacing
Seseorang yang mengalami infeksi cacing ringan mungkin tidak menampakkan gejala apa pun. Namun, Gejala infeksi bervariasi tergantung jenis cacing dan tingkat keparahannya. Tanda-tanda helminthiasis, yaitu infeksi cacing di saluran pencernaan, antara lain:
- Sakit perut
- Diare
- Kehilangan darah, termasuk darah dalam tinja
- Kelemahan atau kelelahan
- Penurunan berat badan dan malnutrisi
- Pertumbuhan terbatas
- Efek kognitif (perubahan dalam pemikiran dan memori)
- Prolaps rektum (rektum menonjol keluar dari anus)
Pada ascariasis atau cacing gelang, infeksi ringan sering tidak menimbulkan gejala, tetapi infeksi berat bisa menyebabkan gejala perut seperti sumbatan usus, gangguan pernapasan, anemia, hingga malnutrisi.
Cacing kremi atau pinworm menimbulkan rasa gatal di area anus, terutama malam hari, yang dapat mengganggu tidur, menyebabkan iritasi, dan bahkan infeksi kulit akibat garukan. Sementara itu, cacing tambang menyerap darah inangnya sehingga sesorang bisa alami gatal atau ruam. Pada infeksi ringan, mungkin tidak ada gejala setelahnya. Infeksi yang lebih parah akan menyebabkan diare, sakit perut, kehilangan nafsu makan, penurunan berat badan, dan anemia.

Kenapa Anak Lebih Rentan?
Anak-anak lebih mudah terinfeksi karena perilaku mereka sehari-hari. Mereka sering bermain di tanah, pasir, atau lingkungan yang kurang higienis, lalu memasukkan tangan ke mulut tanpa mencuci tangan terlebih dahulu. Keterbatasan sanitasi juga menjadi faktor. Di banyak daerah, anak-anak tidak memiliki akses air bersih dan masih menggunakan fasilitas buang air sembarangan yang meningkatkan risiko penyebaran cacing. Selain itu, sistem imun dan pencernaan anak yang belum matang membuat infeksi cacing lebih berdampak berat pada tumbuh kembang mereka dibanding orang dewasa.
Bahayanya Kalau Dibiarkan
Infeksi cacing yang tidak ditangani dapat menimbulkan komplikasi serius. Menurut verywell health, Salah satunya adalah penyumbatan usus akibat cacing dalam jumlah besar, kondisi yang memerlukan tindakan medis darurat. Selain itu, anemia kronis akibat cacing tambang dapat membuat anak lemas, sulit konsentrasi, dan rentan mengalami malnutrisi. Jika berlangsung lama, infeksi cacing dapat mengganggu perkembangan otak, menghambat pertumbuhan tinggi badan, serta menurunkan kualitas hidup anak hingga dewasa.
Cara Mencegah Infeksi Cacing
Namun, tenang saja infeksi cacing dapat dicegah dengan cara yang mudah. Langkah awal pencegahan infeksi cacing harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari kebersihan pribadi hingga intervensi kesehatan masyarakat.
-
Sanitasi dan Kebersihan Pribadi
Anak-anak perlu diajarkan mencuci tangan dengan sabun sebelum makan dan setelah buang air, kamu bisa menggunakan air bersih atau menggunakan aseptic juga handsanitizer. Memotong kuku secara rutin, serta tidak menggigit kuku. Selalu gunakan alas kaki saat bermain di luar untuk mencegah larva cacing tambang masuk melalui kulit. Dan jangan lupa selalu membersihkan lingkungan bisa dengan disinfectan supaya juga dapat terhindar dari bakteri dan virus. -
Akses Air Bersih dan Sanitasi
Keluarga harus menggunakan toilet layak dan tidak buang air sembarangan. Sayur dan buah sebaiknya dicuci bersih atau dimasak sebelum dikonsumsi. -
Program Deworming Massal
WHO merekomendasikan pemberian obat cacing seperti albendazole atau mebendazole di daerah endemik: sekali setahun bila prevalensi di atas 20%, dan dua kali setahun bila lebih dari 50%. -
Edukasi dan Perubahan Perilaku
Dikutip dari BioMed Central Program edukasi melalui sekolah, poster, dan media di Honduras, yang mengintegrasikan pemberian obat cacing di sekolah, juga terbukti menurunkan risiko infeksi secara maksimal.
Baca artikel lainnya
Kasus Raya buat kita sadar kalau infeksi cacing itu bukan hal sepele. Dampaknya bisa panjang, dari gizi buruk, tumbuh kembang terhambat, sampai bikin anak sakit parah bahkan sampai kematian. Makanya, jaga kebersihan diri, rajin cuci tangan, pakai alas kaki, sampai ikut program obat cacing jadi langkah penting yang nggak boleh ketinggalan.
Tapi, supaya perlindungan makin maksimal, lingkungan sekitar juga perlu dijaga. Pakai disinfektan, aseptic, atau perlengkapan kesehatan kebersihan lainnya bisa bantu maksimal supaya rumah dan sekolah tetap higienis. Semua kebutuhan itu gampang banget dicari di Galeri Medika. Galeri medika juga banyak menyediakan alat kesehatan lainnya yang pastinya 100% original lho. Jadi, yuk bareng-bareng kita cegah infeksi cacing dan mulai dari hal kecil ini di rumah.
https://parasitesandvectors.biomedcentral.com/articles/10.1186/1756-3305-7-354
https://www.cdc.gov/parasites/children/index.html
https://www.verywellhealth.com/pinworms-8401244
https://www.paho.org/en/topics/soil-transmitted
https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/14071-ascariasis
https://www.verywellhealth.com/helminths-5207511


