
Siapa sih yang nggak pernah begadang? Rasanya hampir semua orang pasti pernah ya merasakan yang namanya begadang, entah karena kerjaan numpuk, nongkrong bareng teman, atau sekadar nonton drama sampai pagi. Seru memang, tapi kebiasaan begadang ternyata bisa jadi bom waktu lho buat kesehatan. Bukan cuma bikin ngantuk keesokan harinya, tapi juga bisa memicu penyakit serius.
Bahkan ada mitos yang sering beredar, katanya begadang bisa bikin retensi insulin meningkat dan akhirnya mengganggu metabolisme tubuh. Tapi, benarkah begitu? Atau cuma sekadar asumsi? Nah, biar nggak cuma nebak-nebak, simak artikelnya sampai selesai ya.
Apa Itu Begadang?
Sebelum ngomongin soal dampak begadang, yuk kenalan dulu sama apa itu begadang. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), begadang itu artinya tetap melek atau nggak tidur sampai larut malam. Nah, sebenarnya tubuh kita udah punya sistem alami yang namanya ritme sirkadian semacam jam biologis yang ngatur kapan waktunya tidur dan kapan waktunya aktif. Biasanya, malam itu waktunya tubuh istirahat, dan siang buat beraktivitas.
Masalahnya, kalau kamu sering begadang, walaupun tetap tidur 8 jam pas siang hari, jam biologis tubuh bisa kacau. Begitu ritme alami itu berubah, bakal susah buat balikin ke pola normal lagi. Jadi, meskipun durasi tidurnya cukup, kalau tidurnya bukan di malam hari, tetap aja bisa berpengaruh ke kondisi tubuh kamu.
Kenapa Begadang Bisa Bikin Gula Darah Naik?
Tidur kurang dari 6 jam atau tidur terlalu larut bisa bikin tubuh jadi “ngambek”. Penelitian di Eropa (EGIR-RISC Study) nunjukkin kalau orang yang tidurnya pendek banget punya sensitivitas insulin lebih rendah. Artinya, tubuh jadi kurang peka sama insulin, sehingga gula darah lebih gampang naik.
Nggak cuma soal jam tidur, tapi juga waktu tidur. Studi di Amerika lewat NHANES nunjukkin kalau orang yang tidur sebelum jam 11 malam punya risiko diabetes lebih rendah dibanding mereka yang tidur lewat tengah malam. Bahkan, penelitian di Tiongkok bilang tidur setelah jam 12 bisa bikin risiko diabetes meningkat lebih dari 2 kali lipat!

Begadang = Nafsu Makan Nggak Terontrol
Pernah nggak kalau begadang jadi pengen ngemil? Itu ada alasannya. Begadang bikin hormon kenyang (leptin) turun, sementara hormon lapar (ghrelin) naik. Akhirnya, kita lebih gampang lapar dan cenderung cari makanan manis atau berlemak di malam hari. Kalau sering, berat badan naik, obesitas muncul, dan itu makin gedein risiko kena diabetes. Jadi, jangan heran kalau begadang bisa jadi awal dari lingkaran setan. Kondisi ini diperparah kalau kita sering ngemil sambil rebahan atau minim aktivitas. Energi yang masuk nggak kepake, ujung-ujungnya numpuk jadi gula darah dan lemak.
Cahaya Malam, Si "Tersangka Lain"
Nggak cuma kurang tidur dan jam tidur, cahaya terang di malam hari juga bisa jadi masalah. Peneliti dari Australia dalam jurnal The Lancet Regional Health nunjukkin kalau paparan cahaya tengah malam sampai subuh meningkatkan risiko diabetes tipe 2, bahkan pada orang yang aktivitasnya sehat di siang hari.
Artinya, scrolling HP di kamar gelap atau nonton drama sampai dini hari itu efeknya nyata banget buat metabolisme tubuh. Gangguan jam biologis (circadian rhythm) bikin tubuh bingung kapan harus istirahat, kapan harus aktif. Akhirnya, metabolisme gula darah jadi kacau.
Baca artikel lainnya
Tips Biar Lebih Aman
Santai, bukan berarti kamu nggak boleh begadang sama sekali ya. Kadang ada kondisi yang bikin kita harus tidur telat. Tapi ada beberapa hal yang bisa bantu:
- Biasakan tidur cukup, idealnya 7–8 jam tiap malam.
- Kurangi screen time, matiin HP atau laptop setengah jam sebelum tidur.
- Hindari ngemil manis tengah malam, biar gula darah tetap stabil.
- Olahraga rutin, bantu tubuh lebih peka terhadap insulin.
- Cek gula darah rutin, apalagi kalau punya riwayat keluarga diabetes.
Kalau dipikir-pikir, begadang itu memang sering dianggap sepele. Padahal, efeknya bisa merembet ke banyak hal mulai dari berat badan naik, pola makan berantakan, sampai risiko diabetes yang diam-diam meningkat. Semua berawal dari kebiasaan kecil yang kita biarkan terus terjadi tiap malam. Jadi, coba deh mulai hargai waktu tidur sama seriusnya kayak kita ngejaga pola makan atau olahraga.
Selain itu, jangan lupa juga untuk cek kesehatan secara rutin, terutama kadar gula darah. Dengan begitu, kamu bisa lebih waspada sejak dini kalau ada tanda-tanda yang nggak normal. Sekarang gampang banget kok, karena alat cek gula darah udah banyak tersedia di Galeri Medika dan toko alat kesehatan terpercaya lainnya. Yuk, jaga kesehatan dengan tidur cukup, hindari begadang, dan rutin cek gula darah setiap hari!
https://academic.oup.com/jcem/article/101/9/3272/2806470?
https://journals.plos.org/plosone/article?id=10.1371%2Fjournal.pone.0287090
https://www.thelancet.com/journals/lanepe/article/PIIS2666-7762%2824%2900110-8/fulltext?
https://www.cdc.gov/niosh/work-hour-training-for-nurses/longhours/mod2/08.html
https://www.health.harvard.edu/staying-healthy/blue-light-has-a-dark-side
https://www.who.int/publications/i/item/9789240015128
https://www.alodokter.com/komunitas/topic/apa-pengertian-begadang



