
Shoulder bag atau tas selempang sudah lama jadi fashion favorit banyak orang. Modelnya yang praktis, mudah dipadukan dengan berbagai outfit, dan terlihat stylish membuat tas ini populer, baik untuk aktivitas kuliah, kerja, maupun sekadar hangout. Namun, ketika digunakan setiap hari terutama dengan beban berat seperti buku, laptop, atau barang-barang pribadi, tas ini justru bisa menjadi pemicu masalah kesehatan serius. Apalagi jika selalu digunakan hanya di satu sisi tubuh.

Apa Kata Penelitian tentang Shoulder Bag dan Tulang Belakang?
Penggunaan tas dengan satu tali di satu sisi bahu seperti shoulder bag atau totebag ternyata dapat meningkatkan risiko nyeri otot dan skoliosis, terutama pada anak-anak dan remaja. Hal ini dibuktikan dalam sebuah studi berjudul “Use of Single Shoulder Handling Bag: Scoliosis and Musculoskeletal Pain in School Going Children” yang dilakukan terhadap hampir 400 anak sekolah usia 8 hingga 16 tahun.
Hasil penelitian tersebut mengungkap bahwa sebagian besar siswa menggunakan tas dengan satu tali (single strap) dan lebih dari 68% di antaranya hanya menggantungkan tas di satu sisi bahu. Anak-anak ini paling banyak mengeluhkan rasa nyeri di leher dan punggung bagian atas, dengan persentase mencapai 73,6%. Bahkan, sebagian siswa sampai harus mengonsumsi obat pereda nyeri akibat rasa sakit yang ditimbulkan oleh penggunaan tas yang tidak ergonomis tersebut.
Yang lebih mengkhawatirkan, pengukuran sudut tulang belakang (Cobb’s angle) menunjukkan bahwa anak-anak yang menggunakan tas selempang menunjukkan tanda-tanda skoliosis secara signifikan lebih tinggi dibandingkan anak-anak yang menggunakan tas dua tali (backpack) yang berarti hubungan antara penggunaan tas selempang dan skoliosis bukanlah kebetulan semata.
Apa Itu Skoliosis?
Skoliosis sendiri adalah kondisi di mana tulang belakang melengkung ke samping, yang dalam jangka panjang dapat menyebabkan ketidakseimbangan postur, nyeri kronis, bahkan memengaruhi organ dalam jika tidak ditangani sejak dini. Sayangnya, karena sering dianggap sepele, tanda-tanda awal skoliosis kerap luput dari perhatian.
Gejala Skoliosis Akibat Postur Tidak Seimbang
Skoliosis umumnya ditandai dengan perubahan postur tubuh yang terlihat tidak seimbang. Misalnya, posisi bahu yang tidak rata, salah satu tulang belikat tampak lebih menonjol, hingga pinggang dan pinggul yang terlihat miring. Dalam beberapa kasus, satu sisi tulang rusuk bisa terdorong ke depan, atau punggung tampak menonjol ketika penderita membungkuk.
Kondisi ini terjadi karena tulang belakang tidak hanya melengkung ke samping, tetapi juga berputar atau terpelintir. Akibatnya, otot dan tulang rusuk di salah satu sisi tubuh tampak lebih menonjol dibanding sisi lainnya.

Cara Tetap Stylish Tanpa Mengorbankan Kesehatan
Ada beberapa tips yang bisa membantu tetap tampil gaya menggunakan shoulder bag tanpa melupakan kesehatan tulang belakang:
1. Batasi Berat Tas
Jangan sampai shoulder bag Anda menjadi sumber masalah hanya karena terlalu penuh. Idealnya, bobot tas tidak lebih dari 10% dari berat badan. Jika harus membawa banyak barang, cobalah untuk membagi beban dengan memegang sebagian di tangan atau sesekali beralih menggunakan ransel agar distribusi lebih merata.
2. Beralih Bahu Secara Berkala
Kebiasaan menggantung tas hanya di satu sisi bisa membuat otot bekerja tidak seimbang. Biasakan untuk bergantian bahu saat membawa shoulder bag. Cara sederhana ini mampu mengurangi ketegangan sekaligus menjaga postur tubuh tetap proporsional.
3. Pilih Tali Tas Yang Nyaman
Tali selempang yang lebih lebar dan empuk dapat membantu menyebarkan beban secara merata di bahu. Tekanan pun tidak hanya terpusat di satu titik, sehingga tas terasa lebih nyaman digunakan dalam jangka waktu lama.
4. Jaga Postur TUbuh
Saat memakai shoulder bag, jangan biarkan bahu menunduk atau punggung membungkuk. Usahakan berdiri tegak dengan bahu rileks. Lengkapi juga dengan rutinitas peregangan atau latihan penguatan otot punggung dan bahu untuk mendukung postur yang sehat.
5. Pertimbangkan Menggunakan Tas Ergonomis
Kini banyak brand menghadirkan shoulder bag dengan desain ergonomis, yang secara khusus dibuat untuk mengurangi tekanan pada bahu dan tulang belakang. Meski harganya mungkin sedikit lebih tinggi, tas ergonomis bisa menjadi investasi berharga untuk menjaga kesehatan jangka panjang Anda tanpa harus kehilangan sisi stylish.
Korset Back Support: Solusi untuk Menjaga Postur Tulang Belakang
Korset bukan sekadar alat penopang, tetapi bisa menjadi solusi efektif bagi siapa saja yang sering dihantui nyeri punggung. Jika dikenakan dengan benar, korset membantu menopang tulang belakang bagian bawah (lumbar) dan menjaga postur tetap tegak. Efeknya pun terasa nyata karena otot tidak lagi bekerja terlalu keras, tekanan pada tulang belakang berkurang, dan rasa nyeri berangsur mereda.
Penelitian yang dilakukan oleh R. Million pada tahun 1981 menunjukkan bahwa pasien dengan nyeri punggung kronis yang menggunakan korset melaporkan keluhan nyeri mereka berkurang secara signifikan, bahkan ada yang tidak merasakan nyeri sama sekali, dibandingkan dengan pasien yang tidak menggunakan korset sebagai penopang.

Menjaga kesehatan tulang belakang sama pentingnya dengan menjaga penampilan. Shoulder bag memang bisa membuat Anda tampil stylish, tetapi jangan biarkan gaya mengorbankan kesehatan. Dengan kebiasaan yang tepat dan dukungan dari korset back support, postur tubuh tetap terjaga sekaligus membantu mengurangi risiko nyeri punggung. Untuk pilihan korset back support yang aman dan terpercaya, Anda bisa menemukannya di Galeri Medika dengan berbagai varian sesuai kebutuhan.
https://www.researchgate.net/publication/366547650_Use_of_Single_Shoulder_Handling_Bag_Scoliosis_and_Musculoskeletal_Pain_in_School_Going_Children_A_Cross_Sectional_Study
https://kms.kemkes.go.id/contents/1721894962674-RM19SKOLIOSIS..pdf
https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/15837-scoliosis
https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/scoliosis/symptoms-causes/syc-20350716
https://opini.ukwms.ac.id/shoulder-bag-dan-dampaknya-terhadap-postur-tubuh/
https://corset-story.co.uk/blogs/news/corsets-for-medical-reasons-bad-backs-and-posture?srsltid=AfmBOoqvNHar0fVGN5s7TpkWePoeINjCDXkFz-yegubrdKusgVabAT6g
https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/6458250/




