Trigger Finger atau biasa dikenal juga sebagai Stenosing Tenosynovitis merupakan suatu kondisi yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Trigger Finger terjadi ketika ada peradangan di jari yang menyebabkan salah satu jari tangan terjepit dalam posisi bengkok. Meskipun terkadang dianggap sebagai masalah yang kecil, kondisi Trigger Finger ini dapat mengganggu aktivitas rutin dan menyebabkan ketidaknyamanan.

Gejala Trigger Finger dapat bervariasi tergantung tingkat keparahannya. Biasanya Trigger Finger terjadi pada jari mana saja, termasuk ibu jari. Gejala yang terjadi mulai dari ringan hingga parah, gejala umum yang biasanya terjadi oleh pengidap Trigger Finger adalah:

  • Nyeri
  • Kemerahan pada area yang terkena
  • Pembengkakan di sekitar area jari yang terkena
  • Kesulitan menggerakan jari
  • Jari menjadi kaku
  • Jari terkunci dalam posisi bengkok dan tidak dapat diluruskan
Trigger Finger: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengobati

Jika sudah merasa bahwa mengalami Trigger Finger maka segera konsultasikan dengan dokter atau penyedia layanan kesehatan untuk mendiagnosis kondisi dan dapat diberikan perawatan yang tepat sebelum semakin parah.

Jenis-Jenis Trigger Finger

Terdapat dua jenis Trigger Finger yaitu infeksius tenosynovitis akut dan noninfeksius tenosynovitis inflamasi. Penjelasan diantara keduanya adalah:

  1. Infeksius Tenosynovitis Akut: Terjadi ketika selaput tendon dan tendon meradang akibat infeksi. Kondisi ini jarang terjadi, hanya sekitar 2.5% yang mengidapnya. Kondisi ini juga dianggap sebagai keadaan darurat dan memerlukan antibiotik sehingga operasi untuk membersihkan area yang terinfeksi dan memastikan infeksi tidak masuk ke dalam darah.
  2. Noninfeksius Tenosynovitis Inflamasi: Merupakan kondisi yang lebih umum terjadi, dimana penggunaan berlebihan dan berulang pada tendon sehingga menyebabkan peradangan tendon.
Trigger Finger: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengobati

Penyebab Trigger Finger

Terdapat beberapa kemungkinan yang menyebabkan kondisi Trigger Finger diantaranya adalah:

  • Penggunaan berlebihan
  • Beban yang berulang
  • Ketidakseimbangan otot pada bagian tubuh
  • Rematik
  • Trauma

Tendon merupakan struktur yang kuat dan lentur yang menghubungkan otot dengan tulang. Penyakit ini dapat terjadi ketika adanya peradangan atau iritasi di bagian selubung tendon. sehingga mempengaruhi gerakan tendon yang semakin melambat. Faktor resiko yang terjadi pada kondisi ini yaitu ketika melakukan gerakan yang sama secara berulang kali, penyakit tertentu seperti diabetes, arthritis, dan jenis kelamin, biasanya wanita yang mudah terpengaruhi.

Cara Mengobati Trigger Finger

Pengobatan Trigger Finger ini bervariasi berdasarkan tingkat keparahan kondisinya. Hal yang biasanya untuk mengurangi rasa sakit dan peradangan. Pengobatannya dapat berupa:

Trigger Finger: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengobati

1. Tanpa Menggunakan Obat-obatan

Metode ini dilakukan dengan tujuan untuk mengurangi tekanan pada tendon yang terkena sehingga membantu mengurangi pembengkakan dan peradangan. Yang dapat dilakukan adalah menghindari aktivitas yang dapat memperburuk gejala.

Menggunakan splint pada jari juga dapat mengurangi tekanan pada tendon fleksor karena jari akan tetap lurus. Namun, kondisi tersebut membuat tugas sehari-hari menjadi sedikit sulit. Kebanyakan orang memilih menggunakan splint saat tertidur. Splint ini dapat dibeli secara langsung maupun Online di Galer! Med!ka.

Cara lain untuk mengobati rasa sakitnya juga dapat dilakukan dengan cara mengompres area yang terkena dengan es selama 10 hingga 15 menit dalam beberapa kali sehari.

2. Menggunakan Obat-obatan

Obat yang bisa digunakan yaitu obat antiinflamasi, aspirin, dan lainnya. Sangat disarankan menggunakan obat ini sesuai dengan saran dokter atau ahli kesehatan untuk mendapatkan rekomendasi obat yang sesuai. Obat yang digunakan ini dapat meredakan gejala dan mengurangi nyeri.

3. Operasi

Trigger Finger yang tidak membaik dengan obat-obatan, biasanya dokter akan menyarankan untuk operasi. Operasi Trigger Finger adalah salah satu prosedur rawat jalan standar yang digunakan oleh penyedia layanan kesehatan untuk mengobati kondisinya.

Trigger Finger: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengobati

4. Latihan dan Rehabilitas

Terkadang pada beberapa orang perlu melakukan rehabilitasi setelah pelepasan trigger finger, yang biasanya akan diarahkan oleh seorang ahli. Latihan tersebut difokuskan pada pemulihan gerak jari normal dan kekuatan tangan. Latihan tangan juga dapat membantu menjaga mobilitas dan fleksibilitas.

Trigger Finger dapat berpengaruh terhadap jari yang terkenanya hingga lebih dari satu jari dalam satu waktu. Kondisi tersebut menyebabkan nyeri saat membengkokan dan meluruskan jari, sehingga pengidap akan menghindari gerakan tersebut. Namun, membatasi gerakan tersebut dapat menyebabkan berkurangnya kekuatan dan rentang gerak dalam jangka waktu panjang.

Penggunaan splint dapat membantu menjaga jari tetap lurus dan tidak bergerak. Biasanya splint akan digunakan pada malam hari agar tidak begitu mengganggu aktivitas. Selain itu, menggunakan splint juga dapat mengurangi rasa nyeri. Splint dapat dibeli secara langsung maupun online di Toko Galeri Medika. Selain splint, Galeri Medika juga menyediakan berbagai alat kesehatan yang dijamin 100% original dan dapat dikirim ke seluruh Nusantara.

Klik Untuk Lihat Sumber>

https://www.verywellhealth.com/tenosynovitis-5210902
https://www.verywellhealth.com/trigger-finger-treatment-8400803
https://www.halodoc.com/kesehatan/trigger-finger