Arthritis merupakan sebuah kondisi umum terjadi yang menyebabkan nyeri, kekakuan, dan peradangan pada sendi. Arthritis adalah sebuah penyakit yang menyebabkan kerusakan pada sendi, sendi tersebut merupakan penghubung atau tempat di mana dua tulang bertemu. Beberapa sendi secara alami mengalami pengikisan seiring bertambahnya usia.

Kebanyakan orang mengalami arthritis secara alami karena terjadinya pengikisan sendi sepanjang hidup. Namun, beberapa orang juga dapat mengalami arthritis terjadi karena cedera yang merusak sendi ataupun masalah kesehatan tertentu. Kondisi arthritis paling banyak terjadi pada tangan, pergelangan tangan, lutut, pinggul, kaki, pergelangan kaki, bahu, dan bagian bawah punggung.

7 Makanan yang Harus dihindari Jika Memiliki Kondisi Arthritis

Jenis-jenis Arthritis

Arthritis merupakan istilah umum yang menggambarkan kondisi yang mempengaruhi sendi-sendi. Terdapat lebih dari 100 kondisi yang mempengaruhi sendi, beberapa jenis yang paling umum meliputi:

  1. Osteoarthritis: Kondisi ini terjadi disebabkan oleh pengikisan secara alami, Osteoarthritis adalah jenis arthritis yang paling umum dan biasanya mempengaruhi jari-jari, lutut, pinggul, dan tulang belakang.
  2. Arthritis Rheumatoid: Arthritis yang terjadi ketika sistem kekebalan tubuh merusak sendi-sendi. Kondisi ini merupakan penyakit autoimun dimana tubuh secara keliru menyerang jaringan sehatnya.
  3. Gout: Terjadi akibat tingginya kadar asam urat yang menyebabkan pembentukan kristal di sendi. Kondisi ini biasanya mempengaruhi ibu jari.
  4. Artritis Spondilitis: Arthritis yang mempengaruhi sendi-sendi di bagian dekat bawah punggung.
  5. Artritis Psoriatik: Kondisi artritis yang berkembang pada seseorang yang memiliki psoriasis atau penyakit autoimun kulit.
  6. Arthritis Reaktif: Arthritis yang disebabkan oleh infeksi tubuh.
  7. Ankylosing Spondylitis: Merupakan jenis arthritis inflamasi autoimun yang mempengaruhi tulang belakang terutama pada sendi yang menghubungkan tulang belakang dan panggul.

Gejala dan tanda-tanda dari arthritis dapat bervariasi tergantung dengan kondisinya. Namun, gejala dan tanda-tanda yang paling umum terjadi yaitu nyeri pada sendi, kekakuan sendi, pembengkakan, perubahan warna kulit, sensitivitas berkurang terhadap sentuhan di sekitar sendi, sensasi panas atau hangat di dekat sendi.

Penyebab dari kondisi ini bervariasi tergantung jenis arthritis yang dimiliki, misal Osteoartritis terjadi secara alami seiring bertambahnya usia, Gout terjadi jika asam urat didalam tubuh terlalu tinggi, dan lainnya.

7 Makanan yang Harus dihindari Jika Memiliki Kondisi Arthritis

Faktor Resiko

Tidak menutup kemungkinan bagi siapa saja memiliki kondisi arthritis, tetapi ada beberapa faktor yang mungkin membuat menjadi lebih rentan diantaranya:

  • Merokok: Rokok mengandung tembakau yang dapat meningkatkan resiko arthritis.
  • Riwayat Keluarga: Orang yang memiliki anggota keluarga dengan kondisi arthritis lebih beresiko memiliki arthritis juga.
  • Tingkat Aktivitas: Terlalu sering diam atau tidak rutin beraktivitas fisik maka lebih rentan terhadap arthritis.
  • Kondisi Kesehatan Lainnya: Memiliki penyakit autoimun, Obesitas, atau kondisi kesehatan yang mempengaruhi sendi maka dapat meningkatkan resiko arthritis.
  • Orang yang berusia lebih dari 50 tahun
  • Perempuan: Perempuan lebih rentan terkena artritis dibandingkan laki-laki.
  • Atlet
  • Orang yang melakukan pekerjaan yang banyak menerima tekanan pada sendi dalam waktu lama

Jenis pengobatan yang dapat dilakukan tergantung pada apa penyebab, jenisnya, dan sendi bagian mana yang terkena. Selain mengkonsumsi obat-obatan, kondisi arthritis juga dapat diredakan dengan terapi fisik, operasi, dan perubahan gaya hidup yang menjadi lebih baik. Seperti berolahraga secara teratur dan mengurangi konsumsi makanan yang memperburuk arthritis.

7 Makanan yang Harus dihindari Penderita Arthritis

Ketika memiliki kondisi arthritis, maka peradangan yang dialami dapat dipengaruhi oleh banyak faktor termasuk pola makan. Makanan yang tinggi gula, lemak, natrium, atau karbohidrat dapat menyebabkan peradangan yang dapat memperburuk gejala arthritis. Makanan yang harus dihindari diantaranya:

7 Makanan yang Harus dihindari Jika Memiliki Kondisi Arthritis

1. Daging Merah

Daging merah memiliki kandungan lemak yang lebih tinggi terutama lemak jenuh dibandingkan dengan daging lainnya. Beberapa penelitian telah menjelaskan bahwa mengkonsumsi daging merah dapat meningkatkan peradangan yang dapat memperburuk pembengkakan sendi dan gejala arthritis.

2. Produk Susu Tinggi Lemak

Susu, yoghurt, dan produk susu lainnya dapat menjadi tidak baik bagi arthritis, namun tergantung pada jumlah lemak dan gula yang terkandung dalam produk tersebut. Penelitian menjelaskan bahwa mengkonsumsi produk susu tinggi lemak dengan tambahan gula dapat meningkatkan peradangan bagi seseorang dengan kondisi arthritis.

3. Omega-6

Asam lemak omega-6 adalah asam lemak tak jenuh yang dapat meningkatkan fungsi otak dan kesehatan tulang. Namun, mengkonsumsi terlalu banyak omega 6 dapat menyebabkan peradangan dan memperburuk arthritis. Sumber utama dari omega-6 yaitu kedelai, jagung, bunga matahari, minyak canola, dan daging.

Hal tersebut tidak berarti harus menghindari omega-6, tetapi harus memastikan bahwa asupan omega-6 tidak melebihi asupan omega-3. Makanan yang mengandung omega-3 memiliki efek anti peradangan, jenisnya yaitu salmon, makarel, sarden, ikan teri, dan lainnya.

4. Garam

Garam atau natrium memang dibutuhkan oleh tubuh, namun mengkonsumsi garam terlalu banyak dapat menjadi masalah terhadap kesehatan. Asupan garam yang tinggi dapat meningkatkan peradangan dan memiliki resiko terkena artritis reumatoid. Cobalah untuk memberi rasa pada makanan dengan penambahan rempah-rempah dan bumbu seperti lada, bawang, oregano, dan lainnya sebagai pengganti garam.

7 Makanan yang Harus dihindari Jika Memiliki Kondisi Arthritis

5. Gorengan

Makanan yang digoreng biasanya dimasak dengan minyak tinggi lemak jenuh dan asam lemak omega-6. Kedua jenis ini dapat meningkatkan peradangan dan gejala arthritis. Selain itu, makanan yang digoreng sering mengandung bahan lain seperti gula, garam, dan lainnya yang dapat menyebabkan peradangan.

6. Minuman Manis

Minuman manis seperti soda, jus buah, teh manis, dan lainnya seringkali mengandung gula yang tinggi sehingga dapat meningkatkan peradangan bagi kondisi arthritis. Asupan gula harian maksimal 9 sendok teh setiap harinya, sedangkan dalam sebuah kaleng soda ukuran 12 ons memiliki sekitar 36 gram gula atau setara dengan delapan sendok teh.

7. Makanan Olahan

Makanan yang diolah seperti makanan beku, daging olahan, makanan cepat saji, dan snack kemasan biasanya diolah dengan tambahan gula, garam, dan lemak untuk memperlama penyimpanan dan mempertahankan rasa. Namun, tambahan itu yang dapat meningkatkan peradangan. Mengkonsumsi makanan tersebut juga dapat meningkatkan obesitas, resistensi insulin, sehingga memperburuk gejala arthritis.

Makanan yang dikonsumsi dapat mempengaruhi peradangan yang dialami arthritis. Perubahan pola makan dapat membantu mengelola gejala dari arthritis. Penelitian telah menjelaskan bahwa makanan tinggi lemak jenuh, lemak omega-6, gula, dan garam dapat memperburuk gejala arthritis. Sebagai gantinya maka konsumsi makanan tinggi nutrisi seperti sayuran, buah-buahan, omega-3, dan biji-bijian utuh untuk mengurangi peradangan pada sendi.

Selain menghindari makanan yang dapat memperburuk gejala, penggunaan body support juga dapat membantu mengurangi nyeri dan menstabilkan sendi. Body support yang digunakan bisa disesuaikan dengan kondisi arthritis. Kunjungi Toko Galeri Medika untuk mendapatkan body support yang lengkap. Selain body support, Galeri Medika juga menyediakan berbagai alat kesehatan yang dijamin 100% original dan dapat dikirim ke seluruh Nusantara menggunakan jasa ekspedisi terpercaya.

Klik Untuk Lihat Sumber>

https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/12061-arthritis
https://www.verywellhealth.com/arthritis-7368794
https://www.verywellhealth.com/foods-to-avoid-with-arthritis-5090739